3. Penggabungan Bekerja Jika Anda Tidak Terlalu Banyak Campur Tangan
Kita menyukai kisah sukses instan. Padahal, kekayaan hampir selalu dibangun secara membosankan.
Housel sering menyinggung Warren Buffett, bukan karena kejeniusannya semata, tetapi karena satu hal sederhana, ia berinvestasi sangat lama, yaitu puluhan tahun.
Penggabungan tidak membutuhkan kecerdasan luar biasa. Ia membutuhkan waktu. Dan banyak orang merusaknya dengan panik saat pasar turun, mengejar tren sesaat, atau menyerah terlalu cepat.
Intinya:
Kesabaran adalah keterampilan finansial yang paling diremehkan. Anda tidak perlu selalu benar. Anda hanya perlu bertahan cukup lama agar waktu melakukan pekerjaannya.
4. Keberuntungan dan Risiko Lebih Besar dari yang Kita Akui
Pelajaran ini menuntut kerendahan hati. Kita ingin percaya bahwa kesuksesan murni hasil kerja keras dan kepintaran.
Padahal, keberuntungan memainkan peran besar, lahir di waktu yang tepat, bertemu orang yang tepat, atau sekadar terhindar dari satu kesalahan fatal.
Di sisi lain, risiko tidak pernah benar-benar hilang, bahkan saat segalanya terlihat aman.
Intinya:
Jangan mengidolakan kesuksesan secara membabi buta atau menghakimi kegagalan dengan kejam. Belajarlah dari orang lain, tetapi bangun jaring pengaman Anda sendiri. Hidup jarang berjalan sesuai rencana.
5. Mengetahui Kapan 'Cukup' Adalah Kekuatan Super
Ini mungkin pelajaran terpenting dalam buku ini. Banyak orang tidak kehilangan uang karena penghasilannya kecil, melainkan karena terus mengejar lebih, seperti lebih banyak status, pengakuan, dan validasi.
Keserakahan sering menyamar sebagai ambisi.
Mengetahui seperti apa 'cukup' bagi Anda adalah perlindungan terbaik dari keputusan buruk, kelelahan, dan ketidakpuasan yang tidak ada ujungnya.
Intinya:
Tentukan arti 'cukup' dalam hidup dan keuangan Anda. Saat Anda mencapainya, jagalah. Kepuasan tidak membunuh pertumbuhan, ia menjaga pertumbuhan tetap sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: 5 Pelajaran tentang Membangun Kekayaan dari Buku 'I Will Teach You to Be Rich'