Bekas luka di wajah sering kali menjadi bagian dari perjalanan hidup seseorang. Entah itu bekas jerawat yang membandel, luka yang sembuh tidak merata, bekas cacar air, atau noda kehitaman akibat peradangan kulit, semuanya menyimpan cerita tentang proses penyembuhan dan ketahanan diri.

Meski menerima dan mencintai diri sendiri apa adanya adalah hal yang penting, ada kalanya kita ingin tampil dengan kulit yang terlihat lebih halus dan merata, terutama saat menghadiri acara penting atau berfoto.

Namun ternyata, ada teknik makeup yang tepat dapat membantu menyamarkan bekas luka tanpa membuat wajah terlihat tebal atau berlebihan.

Dikutip dari Times of India, Kamis (11/6/2026), berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan hasil makeup yang lebih mulus dan natural.

1. Awali dengan Persiapan Kulit yang Tepat

Rahasia makeup yang tampak sempurna sebenarnya dimulai dari kondisi kulit. Kulit yang terhidrasi dengan baik akan membuat produk makeup lebih mudah menempel dan tidak menonjolkan tekstur bekas luka.

Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut. Setelah itu, aplikasikan pelembap sesuai jenis kulit. Untuk kulit berminyak, pilih pelembap berbentuk gel yang ringan, sedangkan kulit kering lebih cocok menggunakan pelembap bertekstur krim.

Jika area bekas luka terasa kasar atau tidak rata, tambahkan serum hidrasi atau gel lidah buaya untuk membantu menghaluskan permukaan kulit sebelum makeup diaplikasikan.

2. Jangan Lewatkan Primer

Primer sering dianggap sebagai langkah tambahan, padahal produk ini memiliki peran penting dalam menyamarkan tekstur kulit yang tidak rata.

Primer berbahan dasar silikon sangat efektif untuk mengisi pori-pori besar dan bekas luka yang cekung sehingga permukaan kulit tampak lebih halus. Gunakan secukupnya, sekitar seukuran kacang polong, lalu fokuskan pada area yang memiliki bekas luka seperti pipi, rahang, atau dahi.

3. Gunakan Teknik Color Correcting

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan saat menyamarkan bekas luka di wajah adalah langsung menimpanya dengan foundation. Padahal, warna bekas luka yang kemerahan, keunguan, atau kecokelatan sering kali masih terlihat meskipun sudah tertutup lapisan foundation.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal, gunakan color corrector sebelum mengaplikasikan foundation. Produk ini berfungsi menetralkan warna bekas luka sehingga lebih mudah disamarkan.

Pilih warna color corrector sesuai kebutuhan, yaitu peach atau oranye untuk bekas luka dan noda kecokelatan, hijau untuk bekas luka yang kemerahan, serta peach untuk bekas luka berwarna keunguan.

Aplikasikan dalam jumlah tipis hanya pada area yang diperlukan, kemudian baurkan secara lembut menggunakan jari manis agar produk menyatu dengan kulit dan menghasilkan tampilan yang lebih natural.

4. Aplikasikan Concealer Sebelum Foundation

Meski terdengar tidak biasa, mengaplikasikan concealer sebelum foundation justru dapat memberikan hasil yang lebih maksimal untuk menutupi bekas luka.

Pilih concealer bertekstur krim dengan daya tutup tinggi namun tetap nyaman di kulit. Hindari concealer yang terlalu matte karena dapat membuat area bekas luka terlihat lebih kering.

Gunakan kuas kecil untuk menepuk-nepukkan concealer tepat di atas bekas luka. Diamkan selama 15–20 detik agar produk sedikit mengering dan menempel dengan baik, lalu ratakan perlahan menggunakan spons atau ujung jari.

5. Terapkan Foundation dengan Teknik Lapisan Tipis

Banyak orang berpikir bahwa semakin tebal foundation yang digunakan, semakin baik bekas luka akan tertutupi. Faktanya, lapisan makeup yang terlalu tebal justru membuat tekstur kulit lebih terlihat.

Gunakan foundation tipis dan merata di seluruh wajah. Aplikasikan menggunakan spons makeup yang lembap agar hasil akhirnya tampak menyatu dengan kulit.

Jika masih ada bekas luka yang terlihat, tambahkan sedikit concealer hanya pada area tersebut, bukan di seluruh wajah.

Selain itu, pastikan warna foundation sesuai dengan undertone kulit agar hasilnya lebih natural dan tidak membuat bekas luka semakin menonjol.

Baca Juga: 5 Retouch Hack yang Wajib Dicoba Pemula, Makeup Makin On Point!

6. Coba Teknik Concealer Kedua untuk Bekas Luka yang Dalam

Untuk bekas luka yang cukup dalam atau sangat terlihat, Anda bisa menggunakan trik tambahan.

Setelah lapisan pertama selesai, tambahkan sedikit concealer yang warnanya setengah tingkat lebih terang tepat di bagian tertinggi bekas luka.

Teknik ini membantu memantulkan cahaya dan mengurangi fokus visual pada area tersebut.

7. Kunci Makeup dengan Bedak yang Tepat

Tanpa penguncian yang baik, makeup bisa bergeser dan membuat bekas luka kembali terlihat setelah beberapa jam.

Gunakan bedak tabur bertekstur halus dan aplikasikan dengan kuas lembut. Tekan perlahan pada kulit, jangan menggosoknya.

Hindari penggunaan bedak berlebihan, terutama pada area bekas luka yang cenderung kering, karena dapat membuat kulit terlihat pecah-pecah atau mengelupas.

8. Sesuaikan Teknik Kontur dan Highlight

Jika bekas luka Anda menonjol, hindari penggunaan highlighter tepat di atas area tersebut karena akan membuat teksturnya semakin terlihat.

Sebagai gantinya, gunakan kontur secara halus di sekitar area bekas luka untuk menciptakan ilusi bayangan dan keseimbangan bentuk wajah.

Teknik sederhana ini dapat membantu menyamarkan tonjolan tanpa perlu menambahkan banyak produk.

9. Manfaatkan Blush untuk Mengalihkan Perhatian

Bekas luka cekung di area pipi bisa terlihat lebih samar dengan bantuan blush.

Pilih warna-warna lembut seperti peach, coral, atau rose hangat. Warna-warna ini memberikan efek segar pada wajah sekaligus membantu mengalihkan perhatian dari area bekas luka.

Blush bertekstur krim biasanya lebih mudah dibaurkan dan menghasilkan tampilan yang lebih alami dibandingkan produk berbentuk bubuk.

10. Akhiri dengan Setting Spray

Langkah terakhir yang sering diabaikan adalah penggunaan setting spray.

Produk ini membantu menyatukan seluruh lapisan makeup sehingga hasil akhir terlihat lebih natural dan tidak terlalu matte.

Selain itu, setting spray juga membantu makeup bertahan lebih lama sepanjang hari, terutama saat cuaca panas dan lembap.

Nah Growthmates, penting untuk diingat bahwa makeup bukanlah alat untuk menghapus bekas luka. Makeup hanya membantu melembutkan tampilannya sehingga Anda bisa merasa lebih nyaman dan percaya diri.

Bekas luka adalah bagian dari cerita hidup, bukti bahwa kulit pernah mengalami proses penyembuhan. Di beberapa hari, Anda mungkin memilih tampil tanpa makeup. Di hari lain, Anda mungkin menikmati rasa percaya diri tambahan dari riasan yang diaplikasikan dengan baik.

Apa pun pilihan Anda, bekas luka tidak mengurangi kecantikan atau nilai diri. Makeup hanyalah alat untuk mengekspresikan diri sesuai keinginan Anda.

Baca Juga: 5 Trik Makeup Viral agar Wajah Tampak 10 Tahun Lebih Muda