Sebagai perusahaan yang mengemban mandat vital dan strategis negara dalam industri sekuriti, faktor keamanan dan keselamatan operasional bagi PERURI bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Komitmen tinggi ini baru saja membuahkan pengakuan nasional melalui penghargaan di tiga kategori dalam ajang Indonesia Fire Safety Excellence Award (IFSEA) 2026.

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Direktur SDM, Teknologi dan Informasi PERURI, Gandung Anggoro Murdani di Menara Peninsula Hotel Jakarta. Apresiasi ini mengukuhkan keberhasilan PERURI dalam mengintegrasikan sistem keselamatan kebakaran unggul di sektor High Security Manufacturing.

Baca Juga: PERURI Sabet Penghargaan Platinum dan Gold di BUMN Branding dan Marketing Award 2025

Tiga kategori penghargaan yang diraih PERURI meliputi: Fire Safety Excellence Award–High Security Manufacturing Sector, Innovation in Fire Safety Technology Award, serta Safe Building Management & Fire Protection System Award. Pencapaian ini mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam mengintegrasikan sistem perlindungan kebakaran dengan pengelolaan operasional industri sekuriti yang menuntut standar keamanan, keandalan, dan keberlangsungan operasional yang tinggi. 

Baca Juga: PERURI Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Lewat Program 'Ramadan Berseri'

Pada kesempatan yang sama, Gandung Anggoro Murdani turut menerima penghargaan The Best Fire Safety Leadership Award atas kepemimpinannya dalam mendorong penguatan budaya keselamatan serta implementasi sistem perlindungan kebakaran yang komprehensif di lingkungan perusahaan.

Bagi PERURI, fire safety merupakan salah satu upaya untuk menjamin business continuity dan perlindungan aset negara. PERURI menegaskan bahwa perlindungan ini dibangun secara menyeluruh dari level kebijakan hingga implementasi teknis di lapangan.

“Sebagai perusahaan yang mengemban mandat strategis negara, PERURI tidak hanya dituntut menjaga keandalan operasional, tetapi juga memastikan setiap proses berjalan dengan standar keselamatan tertinggi. Karena itu kami terus memperkuat sistem pencegahan dan perlindungan kebakaran, meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat, serta menanamkan budaya keselamatan sebagai bagian dari nilai kerja seluruh insan PERURI,” ujar Gandung.

Guna mendukung standar operasional berkelas tinggi, PERURI telah membangun infrastruktur proteksi kebakaran aktif dan pasif yang sangat masif, meliputi:

- Sistem Hydrant & Sprinkler: Mengoperasikan 5 unit pompa hydrant, 108 unit hydrant pillar, 154 sistem hydrant gedung, serta 2.871 unit sprinkler head.

- Armada & Deteksi: Didukung oleh 2 unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 3.000 dan 10.000 liter, 859 unit APAR, serta ribuan detektor asap dan panas yang terintegrasi.

- Jalur Evakuasi: Tersedia 117 pintu darurat yang terhubung langsung dengan jalur evakuasi dan titik kumpul di setiap gedung.

Seluruh sistem ini dipastikan siap pakai melalui pemeliharaan rutin dan pengujian berkala. Dari sisi sumber daya manusia, PERURI mengembangkan Emergency Response Plan (ERP) yang mencakup tahap kesiapsiagaan, mitigasi, respons, hingga pemulihan secara sistematis.

Melalui pencapaian di IFSEA 2026, PERURI semakin mempertegas perannya sebagai perusahaan yang berkomitmen dalam menjaga budaya keselamatan di industri sekuriti nasional, serta memastikan operasional perusahaan tetap aman, tangguh, dan berkelanjutan.