Tetra Pak secara resmi membuka Product Development Centre (PDC) di Rayong, Thailand, untuk mendukung produsen makanan dan minuman di seluruh Asia Pasifik (APAC) dalam mengembangkan produk baru, mulai dari tahap pembuatan konsep hingga produksi.

Asia Tenggara, sebagai salah satu subkawasan dengan pertumbuhan tercepat di APAC, menunjukkan momentum kuat dalam inovasi makanan dan minuman, yang didorong oleh urbanisasi, meningkatnya konsumsi kelas menengah, serta permintaan akan produk yang lebih sehat dan fungsional. Hal ini turut mendorong peluncuran minuman fungsional di kawasan ini tumbuh dua digit, sekitar 15% dari tahun ke tahun. Untuk menjawab momentum tersebut, Tetra Pak memperkuat ekosistem inovasinya di APAC.

Baca Juga: Studi Tetra Pak Ungkap Alasan Konsumen Asia Pasifik Makin Bergantung pada Produk Nutrisi

"Jaringan global Product Development Centre Tetra Pak menyediakan landasan yang kuat dengan menggabungkan keahlian dalam inovasi produk dan keunggulan pemrosesan, serta ekosistem regional yang mendorong inovasi pangan. Dengan ini, para produsen dapat mempercepat pengembangan produk dan mendorong pertumbuhan industri yang lebih berkelanjutan," ujar Julia Luscher, Vice President Marketing Tetra Pak, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Dengan luas 40.000 kaki persegi, fasilitas ini mengintegrasikan dua area utama: Liquid Food Solutions dan Food Development Facility. Dilengkapi dengan fasilitas pilot plant semi-industri yang menyediakan proses end-to-end untuk aplikasi aseptik maupun non-aseptik, PDC ini mendukung enam kategori makanan cair dan minuman dengan pertumbuhan tinggi, mulai dari  produk susu, minuman (jus, nektar, minuman non-karbonasi, kopi, dan teh), pangan berbasis nabati, es krim, hingga berbagai aplikasi makanan termasuk hidangan kuliner dan bubur menggunakan Tetra Recart®, serta kategori suplemen dan nutrisi.

Secara keseluruhan, kapabilitas ini mendukung produsen makanan dan minuman untuk: 

  • Memvalidasi resep dan proses sebelum peluncuran komersial, sehingga mengurangi risiko dan meningkatkan kualitas produk;
  • Mengoptimalkan investasi pengembangan dengan menguji bahan sensitif atau bernilai tinggi dalam kondisi yang hampir identik dengan produksi skala penuh;
  • Mempercepat waktu ke pasar melalui dukungan end-to-end, mulai dari pengembangan resep di laboratorium, uji coba berskala pilot, hingga optimalisasi proses;
  • Mendukung pengembangan produk regional dengan memungkinkan produsen menguji bahan, formulasi, dan proses baru yang lebih menyerupai kondisi produksi sebenarnya, sekaligus memperoleh akses ke kapabilitas dalam jaringan global Product Development Centre milik Tetra Pak yang masing-masing disesuaikan untuk berbagai kategori makanan dan minuman;
  • Meningkatkan kepercayaan dalam peluncuran produk melalui uji sensori, analisis nutrisi, studi umur simpan, serta riset konsumen yang dilakukan langsung di lokasi.

PDC ini dilengkapi dengan laboratorium khusus serta didukung oleh tim food scientist, bioprocess engineers, dan process specialist, sehingga setiap customer trial didasarkan pada pendekatan ilmiah yang ketat serta keahlian industri.

Marcelo Perazzo, Managing Director Tetra Pak Malaysia, Singapura, Filipina & Indonesia (MSPI), menambahkan, "PDC di Rayong hadir untuk mendukung produsen di seluruh kawasan melalui proses pengembangan produk secara langsung, membantu mereka menghadirkan inovasi ke pasar yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga relevan, memiliki diferensiasi, dan dapat ditingkatkan skalanya di tengah industri yang semakin kompetitif saat ini. Kehadiran fasilitas ini menegaskan komitmen Tetra Pak untuk semakin mendukung pelanggan di Malaysia, Singapura, Filipina, dan Indonesia agar dapat berinovasi dengan percaya diri, didukung oleh jaringan global Product Development Centre kami."

PDC Rayong kini telah resmi beroperasi dan menjadi bagian dari jaringan global Tetra Pak yang mencakup 12 Product Development Centre. Uji coba komersial bagi pelanggan dijadwalkan akan dimulai pada kuartal kedua tahun 2026.