Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo membocorkan jika Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle untuk membersihkan jajaran birokrasi dan sektor swasta dari 'telur busuk' yang menghambat.

Adapun hal tersebut dikatakan saat ditanya terkait pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pejabat di Bursa Efek Indonesia (BEI), di forum China Conference Southeast Asia di St Regis Jakarta, Selasa (10/2/2026) malam.

Baca Juga: Oh Ternyata Ini Alasan Demokrat Belum Dukung Prabowo 2 Periode...

Baca Juga: Prabowo Ajak Konglomerat Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

"Sekarang, tinggal masalah membersihkan 'telur-telur busuk' ini. Terus terang, akan ada pejabat yang dicopot, saya rasa denda sangat besar akan dijatuhkan," tegasnya.

Lanjutnya, ia menegaskan jika Kepala Negara tidak akan ragu-ragu untuk mengejar oknum yang melakukan perusakan lingkungan di Indonesia. 

Sambungnya, ketegasan Kepala Negara di sektor lingkungan ditempuh saat Presiden melakukan kunjungan kerja ke London.

Terdapat 28 perusahaan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dicabut izinnya karena terindikasi terlibat dalam kerusakan lingkungan. "Data yang digunakan sangat akurat, mulai dari fotografi satelit, drone, hingga bukti lapangan. Meskipun beberapa perusahaan ini memiliki koneksi dengan elite yang kuat, presiden tetap mengambil tindakan tegas," ujarnya.

Tambahnya, tindakan tegas ini juga akan menyasar pelaku manipulasi di pasar modal, di mana investor ritel dan masyarakat kecil menjadi korban dari praktik "goreng saham" yang tidak wajar.