Sementara itu, Okto, sapaan Raja Sapta, menilai pertemuan para mantan Ketua Umum HIPMI menunjukkan kuatnya tradisi organisasi yang terus dijaga lintas generasi serta menunjukkan kecintaan para senior terhadap dunia usaha melihat Indonesia semakin maju.
Apalagi, kata Okto, HIPMI merupakan organisasi yang matang dalam menghadapi dinamika internal dan mampu menjaga persatuan di tengah perbedaan. Khususnya menjelang Musyawarah Nasional HIPMI yang akan memilih calon Ketua Umum HIPMI Periode 2026-2029 di Lampung, 10 Juni mendatang.
“HIPMI adalah organisasi yang tidak pernah pecah dan selalu mampu menyelesaikan dinamikanya dengan baik. Tugas para senior adalah menjaga marwah organisasi, memastikan HIPMI tetap menjadi organisasi yang elegan, diterima semua pihak, serta mampu memberikan kontribusi dan pemikiran yang konstruktif bagi bangsa, dan pengusaha tidak hanya berkembang, tetapi juga untuk menciptakan pengusaha baru, ada HIPMI PT, dan banyak program lainnya,” kata Okto yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olimpiade Indonesia.
Di sisi lain, Ade Jona menjelaskan silaturahmi dengan para Ketua Umum HIPMI digelar sebagai ruang bertukar pikiran antara generasi muda dan senior HIPMI. Ade Jona sendiri merupakan salah satu kandidat Ketua Umum BPP HIPMI periode 2026–2029 dalam Munas yang akan digelar di Lampung, 10 Juni mendatang.
“HIPMI merupakan organisasi kader,karena itu kami membutuhkan banyak masukan dan bimbingan dari para senior karena tentunya para senior kami lebih berpengalaman. Persahabatan dan persaudaraan yg terbangun di HIPMI harus terus dijaga," ujar Ade Jona.
“Melalui forum seperti ini, kami bisa bernostalgia sekaligus mendengarkan saran dan pandangan para senior untuk menjadi bekal bagi generasi berikutnya dalam membangun organisasi dan dunia usaha Indonesia,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua HIPMI Sumatera Utara 2021-2024.