Di tengah tren ritual perawatan kulit (skincare) malam yang kian menjamur di kalangan masyarakat urban Indonesia demi penampilan prima, ternyata ada satu "ritual malam" esensial yang justru sering terlupakan.
Fakta ironis diungkap oleh data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), yang mencatat bahwa hanya 27,8% masyarakat Indonesia yang rutin menyikat gigi sebelum tidur. Artinya, ada sekitar 72,2% orang Indonesia yang berpotensi mengeluarkan uang jauh lebih banyak hanya karena melewatkan kebiasaan sederhana ini.
Melansir data dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), melewatkan sikat gigi di malam hari adalah ancaman medis yang serius. Saat kita tidur, produksi air liur di dalam rongga mulut menurun drastis, membuat bakteri berkembang biak dengan sangat pesat. Sisa makanan atau minuman manis yang tertinggal pun akan langsung memicu pembentukan plak, mengikis lapisan gigi (enamel), hingga menyebabkan gigi berlubang.
Kelalaian kecil ini bisa berujung fatal bagi dompetmu. Berdasarkan laporan Global Oral Health Status Report dari WHO, biaya perawatan dan pengobatan gigi menempati peringkat ke-3 sebagai domain kesehatan dengan biaya terbesar di dunia (mencapai USD 100,87 miliar), tepat di bawah penyakit diabetes dan jantung.
Kabar baiknya, pembengkakan biaya medis tersebut bisa dicegah lewat inovasi perawatan mulut preventif terkini:
Baca Juga: Dari Insecure Jadi Percaya Diri, Inovasi Pasta Gigi Ungu usmile Jadi Sorotan
1. Perlindungan 8 Jam Selama Tidur dengan Domiphen Bromide
Untuk menangkal serangan bakteri di malam hari, rongga mulut membutuhkan perlindungan antiseptik yang tahan lama. Formula kombinasi antara Domiphen Bromide (agen antiseptik pensteril bakteri) dan sodium carbonate terbukti secara aktif mampu menjaga keseimbangan pH rongga mulut hingga 8 jam—pas dengan rata-rata waktu tidur orang dewasa.
2. Hempas Noda Kuning Kopi dan Rokok Lewat Inovasi 3in1 Pro White
Bagi kamu pencinta kopi, teh, atau yang sering terpapar asap rokok, noda kuning pada gigi (stain) sering kali membandel dan merusak estetika senyuman. Formula inovatif 3in1 Pro White yang memadukan Baking Soda dan Calcium Carbonate hadir sebagai solusi untuk mengangkat noda kuning tersebut secara efektif setelah seharian beraktivitas.
3. Lapisan Pelindung Enamel Tetrasodium Pyrophosphate
Setelah noda kuning berhasil dihempas, gigi tidak boleh dibiarkan tanpa perlindungan. Lapisan enamel gigi perlu dilapisi oleh kandungan Tetrasodium Pyrophosphate. Zat ini berfungsi sebagai "perisai" pembungkus gigi agar sisa pewarna makanan atau minuman yang kamu konsumsi keesokan harinya tidak gampang menempel kembali pada enamel.