Perjalanan Karier

Surya Saputra mulai meniti karier di dunia akting sejak 1981. Ia mengawali debutnya lewat film Sejuta Serat Sutra dengan memerankan karakter Budi kecil. 

Tak hanya berakting, Surya kemudian melebarkan kiprahnya ke dunia modelling. Pada 1994, ia terpilih sebagai runner-up dalam pemilihan model sampul depan majalah Aneka Yess!.

Perjalanan Surya di dunia hiburan semakin beragam ketika ia bergabung dengan grup vokal pria Cool Colors pada 1996. Bersama Ari Sihasale dan Teuku Ryan, ia menjadi bagian dari grup tersebut hingga 2001.

Di dunia film, Surya kemudian tampil dalam berbagai judul dengan karakter yang beragam. Setelah sempat muncul dalam Bercinta dalam Mimpi pada 1989, namanya kembali menghiasi layar lebar lewat Arisan! (2003) sebagai Nino. 

Sejak saat itu, ia aktif membintangi berbagai film, di antaranya Janji Joni, Gie, Ayat-Ayat Cinta, Jamila dan Sang Presiden, Serdadu Kumbang, hingga Malaikat Tanpa Sayap. Memasuki 2015 hingga beberapa tahun berikutnya, Surya semakin produktif bermain dalam film layar lebar.

Ia tampil dalam CJR the Movie: Lawan Rasa Takutmu, Magic Hour, Hangout, Dear Nathan, One Fine Day, Hujan Bulan Juni, My Generation, hingga Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga. Namanya juga kembali hadir dalam sejumlah film seperti Di Bawah Umur, Tarung Sarung, Dear Nathan: Thank You Salma, My Sassy Girl, dan Sri Asih.

Pada 2024 hingga 2026, Surya masih aktif menghiasi layar lebar lewat sejumlah film, di antaranya Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis, Semusim Setelah Kemarau, Surga di Telapak Kaki Bapak, Belum Ada Judul, Agak Laen: Menyala Pantiku!, Modual Nekad, Kupilih Jalur Langit, dan film terbarunya Menang Untuk Kalah.