Bagi pecinta film layar lebar, sosok Surya Saputra tentu sudah tak asing lagi. Aktor senior ini kerap dipercaya memerankan karakter ayah dalam berbagai judul film. Terbaru, Surya kembali mengambil peran serupa lewat film ‘Menang untuk Kalah’ yang dijadwalkan tayang pada 19 November 2026.
Dalam film tersebut, Surya memerankan Bima, seorang kepala keluarga yang berusaha keluar dari jerat masalah finansial yang tengah dihadapi keluarganya. Kembali dipasangkan dengan Lulu Tobing sebagai sang istri, Bima harus menghadapi tekanan ekonomi hingga terjerat pinjaman online dan judi online yang perlahan mengancam keharmonisan rumah tangganya.
Terlepas dari film terbarunya, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Selasa (22/9/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Surya Saputra.
Baca Juga: Mengenal Sosok dan Jejak Karier Aktor Senior Pritt Timothy
Profil Surya Saputra
Pemilik nama lengkap Surya C. Saputra ini merupakan aktor kelahiran 5 Juli 1975. Ia adalah putra dari pasangan Linda Hosein dan Eddy Suherman. Sejumlah sumber menyebutkan, Surya telah kehilangan sang ayah sejak berusia tiga tahun.
Meski telah meniti karier di dunia hiburan sejak 1981, Surya tetap memperhatikan pendidikannya. Pada 1994, ia mulai menempuh pendidikan di Universitas Pancasila, jurusan Manajemen, dan berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 2000.
Sebagai aktor kenamaan, kehidupan pribadi Surya juga tak lepas dari perhatian publik. Ia pernah menikah dengan Dewi Sandra pada 2000 sebelum keduanya bercerai setelah sekitar empat tahun membina rumah tangga. Sempat dikabarkan dekat dengan Nova Eliza, Surya kemudian kembali menemukan tambatan hati pada Cynthia Lamusu.
Keduanya menikah pada 8 Juni 2008. Dari pernikahan tersebut, Surya dan Cynthia dikaruniai sepasang anak kembar, yakni Ataya Tatjana Aisyah Putri dan Atharva Bimasena Saputra, yang lahir pada 2016.
Perjalanan Karier
Surya Saputra mulai meniti karier di dunia akting sejak 1981. Ia mengawali debutnya lewat film Sejuta Serat Sutra dengan memerankan karakter Budi kecil.
Tak hanya berakting, Surya kemudian melebarkan kiprahnya ke dunia modelling. Pada 1994, ia terpilih sebagai runner-up dalam pemilihan model sampul depan majalah Aneka Yess!.
Perjalanan Surya di dunia hiburan semakin beragam ketika ia bergabung dengan grup vokal pria Cool Colors pada 1996. Bersama Ari Sihasale dan Teuku Ryan, ia menjadi bagian dari grup tersebut hingga 2001.
Di dunia film, Surya kemudian tampil dalam berbagai judul dengan karakter yang beragam. Setelah sempat muncul dalam Bercinta dalam Mimpi pada 1989, namanya kembali menghiasi layar lebar lewat Arisan! (2003) sebagai Nino.
Sejak saat itu, ia aktif membintangi berbagai film, di antaranya Janji Joni, Gie, Ayat-Ayat Cinta, Jamila dan Sang Presiden, Serdadu Kumbang, hingga Malaikat Tanpa Sayap. Memasuki 2015 hingga beberapa tahun berikutnya, Surya semakin produktif bermain dalam film layar lebar.
Ia tampil dalam CJR the Movie: Lawan Rasa Takutmu, Magic Hour, Hangout, Dear Nathan, One Fine Day, Hujan Bulan Juni, My Generation, hingga Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga. Namanya juga kembali hadir dalam sejumlah film seperti Di Bawah Umur, Tarung Sarung, Dear Nathan: Thank You Salma, My Sassy Girl, dan Sri Asih.
Pada 2024 hingga 2026, Surya masih aktif menghiasi layar lebar lewat sejumlah film, di antaranya Bolehkah Sekali Saja Ku Menangis, Semusim Setelah Kemarau, Surga di Telapak Kaki Bapak, Belum Ada Judul, Agak Laen: Menyala Pantiku!, Modual Nekad, Kupilih Jalur Langit, dan film terbarunya Menang Untuk Kalah.
Tak hanya aktif di layar lebar, Surya Saputra juga memiliki perjalanan panjang di dunia televisi. Ia mulai tampil dalam serial televisi sejak 1996 lewat Harkat Wanita. Setelah itu, Surya membintangi sejumlah judul, seperti Melangkah di Atas Awan, Cerita Cinta, Arisan! the Series, Dunia tanpa Koma, Love in Paris, Diam-Diam Suka, hingga Aku Jatuh Cinta.
Namanya semakin dikenal ketika memerankan Surya Lesmana dalam sinetron Ikatan Cinta yang tayang pada 2020 hingga 2024. Setelah Ikatan Cinta, Surya masih aktif di layar kaca melalui Jendela Rumah Kita Reborn, Tangan di Atas, dan Lautan Cinta yang tayang sejak 2026.
Selain serial televisi, ia juga beberapa kali terlibat dalam serial web, di antaranya Magic Hour the Series, Mama Mama Milenial, Ibra, The Aces, Nike Ardilla the Series, Waktu Kedua, hingga Bad Guys dan Roman Dendam pada 2025.
Surya juga tercatat membintangi sejumlah film televis. Beberapa di antaranya adalah Medali Buat Hamdani, Ada Cinta di Andong Sri, Mendadak Kabur ke Bali, Menjemput Putri Impian, Babysitter Kok Ganteng?, hingga Tanjidor Love Story pada 2017.
Di luar dunia akting, Surya juga sempat menunjukkan kemampuan bermusiknya. Ia merilis singel berjudul “Bahagia” yang dibawakan bersama sang istri, Cynthia Lamusu.
Baca Juga: Mengenal Sosok dan Perjalanan Karier Aktor Senior Mathias Muchus
Nominasi & Penghargaan
Perjalanan panjang Surya Saputra di dunia akting juga membuahkan sejumlah penghargaan. Pada 2004, ia berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Most Favourite Supporting Actor dalam MTV Indonesia Movie Awards melalui film Arisan! serta Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia.
Setelah itu, Surya kembali meraih penghargaan Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Festival Film Jakarta 2006 lewat film Untuk Rena. Ia juga memenangkan kategori Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung 2012 melalui Malaikat Tanpa Sayap.
Selain itu, Surya beberapa kali masuk nominasi penghargaan. Ia dinominasikan dalam Festival Film Indonesia 2005 melalui Janji Joni, Festival Film Bandung 2014 lewat 3 Butir Kurma, serta Indonesian Drama Series Awards 2021 untuk perannya dalam Ikatan Cinta.
Pada 2022, ia kembali tercatat sebagai penerima penghargaan dalam Indonesian Drama Series Awards. Terbaru, pada 2025, Surya masuk nominasi Festival Film Wartawan Indonesia untuk kategori Aktor Pendukung Terbaik - Genre Film Drama melalui Bolehkah Sekali Saja Kumenangis.