Anggota DPR Fraksi PDIP, Andreas Hugo Pareira ikut merespons wacana pemotongan gaji perjabat negara sebagai upaya melakukan penghematan anggaran.
Ia pun meminta pemerintah untuk serius merealisasikan kebijakan tersebut dan langkah awal harus dilakukan oleh pejabat tertinggi, yakni presiden, wakil presiden dan para menteri kabinet.
Baca Juga: Tegas! PDIP Tetap Ogah Pilkada Via DPRD
"Kalau mau potong, penghematan, ya harus mulai dari diri sendiri dulu, mulai dari presiden, wakil presiden, para menteri, pejabat-pejabat negara di republik ini," terangnya kepada wartawan, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Wamen Diktisaintek Hadiri Pengajian di Pesantren Az Zainy
Lanjutnya, ia mengatakan jika penghematan dilakukan pejabat puncak akan memberikan contoh nyata bagi pejabat di bawahnya. "Berikan contoh mulai dari atas bahwa kita di negara ini memang harus lebih efisien, hemat," tambahnya.
Sambungnya, ia juga meminta pemerintah untuk tidak memerintahkan pemotongan gaji kepada kelompok yang jauh dari lingkaran pengambil kebijakan. "Jangan perintahkan untuk potong orang lain," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, wacana pemotongan anggaran dilontarkan dari pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat sidang kabinet paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah tengah membahas langkah mitigasi terhadap kenaikan harga energi global yang dipicu oleh kondisi geopolitik.
Prabowo mencontohkan langkah penghematan yang dilakukan Pakistan, yakini memotong gaji pejabat dan membatasi operasional pemerintahan.
"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR," ujar Prabowo.