Pernyataan Rocky Gerung yang menyarankan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya langsung menuai respons pedas. Kali ini, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea ikut nimbrung dengan sindiran yang menohok soal posisi Rocky sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, Hotman menyoroti sikap Rocky yang meminta seorang pejabat mundur, sementara dirinya sendiri masih berada di lingkaran pemerintahan sebagai penasihat presiden.

“Penasehat minta yang dinasehatin mundur! Tapi gajinya mau!! Pusing!,” tulis Hotman Paris dalam unggahannya.

Sindiran tersebut muncul setelah Rocky menyampaikan pandangannya bahwa pengunduran diri Gibran bisa menjadi jalan untuk meredakan polemik politik yang menyeret nama keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Dalam tayangan di kanal YouTube Akbar Faizal, Rocky menilai langkah mundur Gibran akan menjadi pilihan yang elegan sekaligus mencegah gejolak publik semakin meluas. Menurutnya, situasi tersebut juga berpotensi menyeret Presiden Prabowo Subianto ke dalam polemik berkepanjangan.

Baca Juga: Skenario Menjatuh Gibran Mulai Terbaca! Rocky Gerung Sengaja Dipasang Prabowo Buat Nyerang Wapres dari Dalam Lingkaran Kekuasaan?

“Alangkah elegannya kalau Gibran mengundurkan diri. Untuk mencegah amuk massa, untuk mencegah Presiden dikait-kaitkan dengan pasangan yang ilegal,” kata Rocky, dikutip Senin (12/10/2026).

Tak berhenti di situ, Rocky turut menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya telah menggeser perdebatan publik ke ranah politik. Ia bahkan menilai DPR berpotensi menjadi pihak yang harus menghadapi tekanan publik setelah putusan tersebut.

“Mahkamah menyediakan diri untuk menyeberangkan keresahan publik yang bertahun-tahun ini supaya dia jadi mainan DPR. Jadi dia, dia kirim bom bola panas ke DPR itu,” ujarnya.

Meski melontarkan kritik keras, Rocky mengingatkan masyarakat agar tidak melampiaskan kekecewaan melalui tindakan anarkis. Ia menilai akumulasi keresahan publik bisa berkembang menjadi tuntutan moral yang semakin kuat terhadap keluarga Jokowi.

Baca Juga: Denny Indrayana Memalukan, Rocky Gerung Menjijikan, Harga Diri Diobral Rp16,9 Juta, Nggak Usah Belagu!

Namun, saran Rocky agar Gibran mundur justru memunculkan pertanyaan lain dari Hotman Paris. Sindiran sang pengacara mengarah pada posisi Rocky sendiri sebagai anggota Wantimpres, yang bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Lewat komentarnya, Hotman seolah mempertanyakan bagaimana seorang penasihat bisa meminta pejabat yang berada dalam lingkup pemerintahan untuk mundur, sementara dirinya masih menduduki jabatan sebagai penasihat presiden.

Pernyataan Hotman pun menambah warna dalam polemik politik yang melibatkan Gibran dan Rocky. Di tengah perdebatan mengenai posisi Wakil Presiden, kini muncul pula adu sindiran soal sikap dan posisi orang-orang yang berada di lingkaran kekuasaan.