Sebanyak 66% masyarakat Indonesia mengaku khawatir terhadap stabilitas keuangan mereka, baik untuk kondisi saat ini maupun masa depan. Kekhawatiran tersebut dipicu oleh kenaikan biaya hidup, meningkatnya biaya kesehatan, serta ketidakpastian pendapatan.
Temuan tersebut berasal dari riset yang dilakukan FWD Insurance bersama perusahaan riset Ipsos dan dipaparkan dalam peluncuran produk asuransi jiwa terbaru FWD Income Prosperity di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca Juga: FWD Insurance Tunjuk Slamet Riyoso Jadi Chief Technology & Operations Officer
Chief Human Resources and Marketing Officer FWD Insurance, Rudy F. Manik mengatakan kondisi ekonomi yang berubah cepat membuat masyarakat membutuhkan perlindungan finansial yang tidak hanya berfungsi sebagai proteksi risiko, tetapi juga membantu perencanaan keuangan jangka panjang.
“Di tengah perubahan yang sangat cepat ini, masyarakat tidak hanya membutuhkan perlindungan, tetapi juga ketenangan dan kepastian dalam merencanakan masa depan,” ujar Rudy.
Tiga Kekhawatiran Utama Masyarakat
Berdasarkan hasil riset tersebut, terdapat tiga tantangan finansial utama yang paling dikhawatirkan masyarakat Indonesia, yakni:
- Kenaikan biaya hidup
- Biaya kesehatan yang terus meningkat
- Ketidakpastian pendapatan di masa depan
Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan khususnya bagi kelompok kelas menengah yang menghadapi tekanan terhadap daya beli sekaligus kebutuhan perlindungan jangka panjang.
FWD Insurance Luncurkan FWD Income Prosperity
Merespons kondisi tersebut, FWD Insurance meluncurkan FWD Income Prosperity, produk asuransi jiwa tradisional yang menggabungkan perlindungan jiwa dengan manfaat tunai tahunan.
Baca Juga: Apresiasi Loyalitas Nasabah, FWD Insurance Luncurkan Program Customer Month
Presiden Direktur FWD Insurance, Jeffrey Woo mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan kini berkembang, tidak lagi hanya sebatas mitigasi risiko, tetapi juga kepastian finansial untuk masa depan.
“Kami melihat masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah, termasuk kepastian dalam perencanaan keuangan,” kata Jeffrey.

Produk ini menawarkan sejumlah manfaat, antara lain:
- Manfaat tunai tahunan 14% hingga 17%
- Pengembalian premi hingga 108% selama masa kampanye hingga Desember 2026
- Perlindungan jiwa hingga 130% dari uang pertanggungan
- Tambahan manfaat akibat kecelakaan
- Pembebasan premi jika tertanggung mengalami cacat tetap total
Selain itu, FWD Income Prosperity juga menawarkan fasilitas guaranteed issue offer tanpa pemeriksaan kesehatan (medical check-up) untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar.
Premi Mulai Rp25 Juta per Tahun
FWD Insurance menyebut produk ini menyasar segmen affluent dan emerging affluent, dengan premi mulai dari Rp25 juta per tahun dan masa pembayaran selama lima tahun.
Dalam acara peluncuran, penyanyi sekaligus publik figur Agatha Suci turut membagikan pengalamannya mengenai pentingnya perlindungan finansial sejak usia muda, terutama bagi pekerja dengan pendapatan aktif yang rentan terhadap risiko.