Selain memahami perkembangan anak, orang tua juga perlu mengetahui cara membangun koneksi yang nyaman dengan remaja. Menurut Pritta, kedekatan tidak selalu harus dibangun melalui percakapan serius. Momen sederhana dalam keseharian justru dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan.
"Orang tua perlu tahu, kapan momen-momen, atau kalau kita biasa ngomong mungkin love language ya, dengan cara apa saya bisa menjalin relasi, koneksi yang intim dengan teman-teman saya," jelasnya.
Misalnya, orang tua dapat mengajak anak makan bersama, jajan, atau melakukan aktivitas sederhana yang disukai anak. Dalam suasana yang santai, komunikasi sering kali dapat terbangun secara lebih alami tanpa membuat anak merasa sedang diinterogasi.
Karena itu, cara orang tua mengajukan pertanyaan juga menjadi hal penting. Pritta menyarankan agar orang tua tidak langsung membombardir anak dengan pertanyaan ketika ingin mengetahui apa yang sedang mereka alami.
"Dan cara bertanya seperti apa sih yang membuat remaja saya ini tidak merasa diinterogasi. Misalnya dimulai dengan cerita dulu nih pengalaman orang tuanya," ungkap Pritta.
Dikatakan Pritta, orang tua perlu membangun suasana yang membuat anak merasa aman untuk terbuka. Ketika anak yakin bahwa ceritanya tidak akan langsung disambut dengan kemarahan atau penghakiman, peluang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat pun menjadi lebih besar.
Terakhir, Pritta menegaskan bahwa tantangan orang tua di era AI bukan semata-mata bagaimana menjauhkan anak dari teknologi.
Yang tidak kalah penting adalah memastikan anak tetap memiliki hubungan yang kuat dengan orang tua sehingga mereka tahu ke mana harus kembali ketika membutuhkan tempat untuk bercerita.
"Jadi tiga hal itu yang orang tua perlu lakukan, belajar untuk melakukan, supaya anak-anak remajanya ini bisa percaya bahwa orang tuaku ini tempat yang aman untuk aku cerita dan bertanya apapun," tuturnya.
"Karena aku tidak akan langsung di-judge, dan tidak akan langsung diomelin," tandas Pritta.
Baca Juga: Anak Mulai Pakai AI? Psikolog Ingatkan Skill Ini Jangan Sampai Tertinggal