Dukung Budaya Hidup Aktif Masyarakat Jakarta

Kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA).

Hamdilah, selaku perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA), Sub Kelompok Layanan Khusus dari Bidang Pembudayaan Olahraga, menilai, kegiatan outdoor seperti ini memiliki nilai lebih karena menggabungkan aktivitas fisik dengan interaksi sosial di ruang terbuka.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk menikmati suasana outdoor, menghirup udara segar, bergerak bersama, dan tentunya menciptakan energi positif melalui sesi MAT Pilates,” tukasnya.

Menurutnya, aktivitas olahraga bersama dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan intensitas latihan sebagai alasan untuk memaksakan kemampuan fisik. Setiap orang memiliki kapasitas tubuh yang berbeda sehingga latihan perlu dilakukan dengan memperhatikan respons tubuh masing-masing.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada masyarakat yang tengah menikmati CFD di sekitar kawasan Sudirman.

“Dan tentunya yang sedang berolahraga di sekitar sini juga have fun. Jadi, mari kita jadikan sesi hari ini sebagai momen untuk recharge, connect, dan menikmati kebersamaan di bawah sinar matahari,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta menikmati rangkaian kegiatan dengan semangat.

“Terima kasih sudah hadir dan ikut meramaikan Fun in the Sun. Selamat berlatih, tetap semangat, dan jangan lupa tersenyum,” pungkasnya.

Dari Studio Menteng ke Energi Jakarta

Fyi Growthmates, VAURA Pilates dikembangkan di Australia dan kini menjadi bagian dari ekosistem FIT House of Brands bersama F45 Training dan FS8. Jaringannya telah berkembang ke sejumlah kota besar, termasuk New York, Dubai, Sydney, Singapura, dan Jakarta.

Di Indonesia, VAURA Menteng menjadi studio perdana sekaligus cabang global ke-10. Mengusung konsep luxury boutique studio, VAURA menawarkan reformer Pilates dengan pendekatan athletic dan performance yang dipadukan dengan elemen sensorik.

Satu sesi berlangsung selama 50 menit dengan menggabungkan athletic reformer training, pencahayaan dinamis, musik, dan arahan trainer. Studio tersebut memiliki 21 reformer beds dan menyediakan modifikasi gerakan untuk peserta beginner, intermediate, hingga advanced.

Konsep tersebut juga diperkuat dengan fasilitas premium seperti luxury changing rooms, rainfall showers, secure lockers, dan dedicated beauty bar yang dirancang untuk melengkapi pengalaman wellness pengunjung.

“VAURA bukan sekadar studio. VAURA adalah tempat di mana movement, musik, dan mindset bertemu. Kami ingin Jakarta bisa merasakan pengalaman Pilates dengan cara yang lebih kuat, lebih tajam, dan lebih hidup,” terang Adriana.

Namun, melalui Freedom Flow, pengalaman tersebut tidak lagi terbatas pada ruang studio. VAURA justru masuk ke dalam ruang yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta.

CFD sendiri dipilih karena memiliki karakter yang selaras dengan semangat VAURA. Setiap Minggu, sejumlah ruas jalan utama Jakarta berubah menjadi ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berlari, bersepeda, berjalan kaki, berolahraga, maupun sekadar menikmati suasana kota.

Di tengah aktivitas tersebut, Freedom Flow hadir sebagai bagian dari budaya movement yang telah berkembang secara alami di Jakarta. Sesi Mat Pilates dalam format kelompok besar itu memadukan latihan dengan musik, energi tinggi, dan standar pelatihan VAURA.

Bagi Adriana, kehadiran VAURA di CFD bukan dimaksudkan untuk mengajarkan masyarakat Jakarta mengenai budaya bergerak. Sebaliknya, VAURA ingin belajar dan menjadi bagian dari budaya tersebut.

“Setiap Minggu, kota terbesar di dunia menutup salah satu ruas jalan utamanya agar masyarakat dapat bergerak bersama. Di tengah hampir 42 juta penduduk, Jakarta secara konsisten memberikan ruang bagi masyarakatnya untuk bergerak, setiap minggunya. Saya tidak mengetahui ada kota lain di dunia yang melakukannya dengan cara seperti ini,” kata Adriana.

“Jadi, VAURA hadir bukan untuk mengajarkan Jakarta tentang movement - justru Jakarta telah menunjukkan kepada dunia bagaimana sebuah kota dapat bergerak bersama. Yang ingin kami lakukan adalah benar-benar melebur dalam budaya ini dan tumbuh bersamanya. Sebuah simbiosis yang nyata, di mana kami dapat saling menguatkan. Itulah yang ingin kami bangun di sini,” lanjutnya.

Pendekatan outdoor tersebut juga memiliki jejak dalam ekspansi global VAURA. Sebelumnya, VAURA menghadirkan aktivasi outdoor melalui VAURA After Dark di Gardens by the Bay, Singapura, serta aktivitas di kawasan DIFC, Dubai.

Jakarta pun kini menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan karakter yang berbeda. Jika aktivasi di kota lain hadir di tengah landmark tertentu, Freedom Flow memanfaatkan ruang yang telah hidup sebagai bagian dari rutinitas warga Jakarta.

Setelah sesi Pilates berakhir, peserta pun melanjutkan aktivitas dengan menikmati refreshments, bersosialisasi, serta mengikuti VAURA Reformer Challenge.

Rangkaian tersebut membuat Freedom Flow tidak hanya menjadi sesi olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun koneksi dan komunitas.

Baca Juga: VAURA Pilates Resmi Buka Studio Athletic Pilates Perdana di Indonesia!