Growthmates, semangat merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak selalu harus diwujudkan melalui seremoni. Bagi VAURA Pilates Menteng, momentum HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan bergerak, menjaga kebugaran, dan membangun kebersamaan di ruang publik.

Melalui VAURA Spirits 17 Agustus, VAURA Pilates Menteng menggelar Outdoor Mat Pilates Session untuk pertama kalinya di Indonesia. Berlangsung di Tugu Sepeda Sudirman, Jakarta, Minggu (16/8/2026), kegiatan ini memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk membawa pengalaman latihan VAURA keluar dari studio dan lebih dekat dengan masyarakat.

Sebanyak 50 peserta yang terdiri atas member VAURA, content creator, dan media gaya hidup mengikuti sesi bertajuk Freedom Flow sejak pagi. Perpaduan gerakan, musik, dan atmosfer ruang terbuka membuat aktivitas tersebut terasa berbeda dari sesi Pilates di dalam studio.

Bagi Founder and President Director VAURA Menteng, Dr. Adriana Chandra Ardy, MD, MPH, pemilihan akhir pekan kemerdekaan dan ruang publik bukan sebuah kebetulan. Menurutnya, suasana Jakarta saat perayaan kemerdekaan memperlihatkan energi kebersamaan yang ingin dirasakan langsung oleh VAURA.

“Akhir pekan Hari Kemerdekaan di Indonesia selalu terasa begitu hidup di ruang-ruang publik, karena ada berbagai permainan, komunitas, dan masyarakat yang berkumpul bersama. Kami tidak ingin hanya melihat semangat itu dari luar, tetapi ingin benar-benar menjadi bagian di dalamnya. Ini menjadi momen yang tepat bagi VAURA untuk memperkenalkan diri kepada Jakarta, bukan sebagai sesuatu yang datang dari luar, melainkan sebagai bagian dari energi yang memang sudah hidup di kota ini,” ungkap Adriana, dalam sambutannya.

Antusiasme peserta pun terlihat sejak pagi. Mereka bahkan telah berdatangan sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengikuti sesi yang dirancang sebagai pengalaman wellness sekaligus perayaan kebersamaan.

“Saya hanya ingin berterima kasih kepada semuanya karena datang ke sini pukul 7 pagi pada hari Minggu. Saya sangat senang melihat kalian semua di sini hari ini,” tutur Adriana.

Selama ini, VAURA dikenal dengan konsep studio imersif di Menteng yang menggabungkan latihan fisik dengan pencahayaan dinamis, musik, serta atmosfer ruang yang dirancang untuk membangun energi selama sesi berlangsung.

Melalui VAURA Spirits 17 Agustus, pendekatan tersebut untuk pertama kalinya diterjemahkan ke dalam format outdoor. Bukan sekadar memindahkan kelas Pilates ke luar ruangan, kegiatan ini menjadi cara VAURA berinteraksi langsung dengan ritme kehidupan Jakarta.

“VAURA seperti yang kalian tahu, terkenal dengan studio imersif di Menteng dengan banyak lampu dan sebagainya. Tapi, untuk Spirits 17 August ini kita ingin berada di luar,” kata Adriana.

Menurut Adriana, ruang publik menjadi tempat yang tepat untuk memperkenalkan wellness sebagai bagian dari gaya hidup urban. Terlebih, kawasan Sudirman pada Minggu pagi dipenuhi masyarakat yang memanfaatkan CFD untuk berolahraga dan menghabiskan waktu bersama.

“Saya melihat di seluruh jalan ini, Jakarta menutupi arteri utama bandara untuk acara ini. Dan saya sangat bangga menjadi bagian dari Jakarta dan Indonesia saat ini,” tuturnya.

Sesi Freedom Flow kemudian dipandu Head Trainer VAURA Menteng, Camila Arreaga, bersama certified instructors VAURA.

Kelas dirancang untuk mengakomodasi peserta dengan beragam tingkat kebugaran melalui pendekatan athletic Mat Pilates yang menitikberatkan pada strength, control, endurance, dan precision.

Menurut Camila, salah satu keunikan sesi tersebut justru berasal dari lingkungan di sekitarnya. Aktivitas warga yang berlangsung bersamaan dengan kelas membuat peserta tidak sekadar mengikuti latihan, tetapi menjadi bagian dari dinamika Jakarta pada Minggu pagi.

“Yang membuat sesi ini begitu spesial adalah bagaimana kelas kami secara alami menyatu dengan semua aktivitas yang sudah berlangsung di sekitar. Lingkungan outdoor memberikan lapisan energi yang berbeda dan benar-benar mengubah dinamika kelas. Ada runners yang melintas, keluarga, musik, dan movement di mana-mana,” papar Camila.

Camila menambahkan, pengalaman tersebut menunjukkan bagaimana movement dapat menjadi bagian dari kehidupan kota tanpa harus dipisahkan dari aktivitas masyarakat lainnya.

“Kami menjadi bagian dari sebuah kota yang memang sudah bergerak. Melihat 50 orang bergerak bersama melalui strength, control, endurance, dan precision membuat sesi ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan untuk saya pimpin,” lanjutnya.

Baca Juga: VAURA Bawa Konsep Athletic Reformer Pilates ke Jakarta, Apa Keunggulannya?

Dukung Budaya Hidup Aktif Masyarakat Jakarta

Kegiatan tersebut turut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA).

Hamdilah, selaku perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA), Sub Kelompok Layanan Khusus dari Bidang Pembudayaan Olahraga, menilai, kegiatan outdoor seperti ini memiliki nilai lebih karena menggabungkan aktivitas fisik dengan interaksi sosial di ruang terbuka.

“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga untuk menikmati suasana outdoor, menghirup udara segar, bergerak bersama, dan tentunya menciptakan energi positif melalui sesi MAT Pilates,” tukasnya.

Menurutnya, aktivitas olahraga bersama dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak menjadikan intensitas latihan sebagai alasan untuk memaksakan kemampuan fisik. Setiap orang memiliki kapasitas tubuh yang berbeda sehingga latihan perlu dilakukan dengan memperhatikan respons tubuh masing-masing.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada masyarakat yang tengah menikmati CFD di sekitar kawasan Sudirman.

“Dan tentunya yang sedang berolahraga di sekitar sini juga have fun. Jadi, mari kita jadikan sesi hari ini sebagai momen untuk recharge, connect, dan menikmati kebersamaan di bawah sinar matahari,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta menikmati rangkaian kegiatan dengan semangat.

“Terima kasih sudah hadir dan ikut meramaikan Fun in the Sun. Selamat berlatih, tetap semangat, dan jangan lupa tersenyum,” pungkasnya.

Dari Studio Menteng ke Energi Jakarta

Fyi Growthmates, VAURA Pilates dikembangkan di Australia dan kini menjadi bagian dari ekosistem FIT House of Brands bersama F45 Training dan FS8. Jaringannya telah berkembang ke sejumlah kota besar, termasuk New York, Dubai, Sydney, Singapura, dan Jakarta.

Di Indonesia, VAURA Menteng menjadi studio perdana sekaligus cabang global ke-10. Mengusung konsep luxury boutique studio, VAURA menawarkan reformer Pilates dengan pendekatan athletic dan performance yang dipadukan dengan elemen sensorik.

Satu sesi berlangsung selama 50 menit dengan menggabungkan athletic reformer training, pencahayaan dinamis, musik, dan arahan trainer. Studio tersebut memiliki 21 reformer beds dan menyediakan modifikasi gerakan untuk peserta beginner, intermediate, hingga advanced.

Konsep tersebut juga diperkuat dengan fasilitas premium seperti luxury changing rooms, rainfall showers, secure lockers, dan dedicated beauty bar yang dirancang untuk melengkapi pengalaman wellness pengunjung.

“VAURA bukan sekadar studio. VAURA adalah tempat di mana movement, musik, dan mindset bertemu. Kami ingin Jakarta bisa merasakan pengalaman Pilates dengan cara yang lebih kuat, lebih tajam, dan lebih hidup,” terang Adriana.

Namun, melalui Freedom Flow, pengalaman tersebut tidak lagi terbatas pada ruang studio. VAURA justru masuk ke dalam ruang yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta.

CFD sendiri dipilih karena memiliki karakter yang selaras dengan semangat VAURA. Setiap Minggu, sejumlah ruas jalan utama Jakarta berubah menjadi ruang publik yang digunakan masyarakat untuk berlari, bersepeda, berjalan kaki, berolahraga, maupun sekadar menikmati suasana kota.

Di tengah aktivitas tersebut, Freedom Flow hadir sebagai bagian dari budaya movement yang telah berkembang secara alami di Jakarta. Sesi Mat Pilates dalam format kelompok besar itu memadukan latihan dengan musik, energi tinggi, dan standar pelatihan VAURA.

Bagi Adriana, kehadiran VAURA di CFD bukan dimaksudkan untuk mengajarkan masyarakat Jakarta mengenai budaya bergerak. Sebaliknya, VAURA ingin belajar dan menjadi bagian dari budaya tersebut.

“Setiap Minggu, kota terbesar di dunia menutup salah satu ruas jalan utamanya agar masyarakat dapat bergerak bersama. Di tengah hampir 42 juta penduduk, Jakarta secara konsisten memberikan ruang bagi masyarakatnya untuk bergerak, setiap minggunya. Saya tidak mengetahui ada kota lain di dunia yang melakukannya dengan cara seperti ini,” kata Adriana.

“Jadi, VAURA hadir bukan untuk mengajarkan Jakarta tentang movement - justru Jakarta telah menunjukkan kepada dunia bagaimana sebuah kota dapat bergerak bersama. Yang ingin kami lakukan adalah benar-benar melebur dalam budaya ini dan tumbuh bersamanya. Sebuah simbiosis yang nyata, di mana kami dapat saling menguatkan. Itulah yang ingin kami bangun di sini,” lanjutnya.

Pendekatan outdoor tersebut juga memiliki jejak dalam ekspansi global VAURA. Sebelumnya, VAURA menghadirkan aktivasi outdoor melalui VAURA After Dark di Gardens by the Bay, Singapura, serta aktivitas di kawasan DIFC, Dubai.

Jakarta pun kini menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan karakter yang berbeda. Jika aktivasi di kota lain hadir di tengah landmark tertentu, Freedom Flow memanfaatkan ruang yang telah hidup sebagai bagian dari rutinitas warga Jakarta.

Setelah sesi Pilates berakhir, peserta pun melanjutkan aktivitas dengan menikmati refreshments, bersosialisasi, serta mengikuti VAURA Reformer Challenge.

Rangkaian tersebut membuat Freedom Flow tidak hanya menjadi sesi olahraga, tetapi juga ruang untuk membangun koneksi dan komunitas.

Baca Juga: VAURA Pilates Resmi Buka Studio Athletic Pilates Perdana di Indonesia!