Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno ikut memberikan respons terkait peran putra Presiden Prabowo Subianto Didit Hediprasetyo atau Didit Prabowo yang dinilai mampun mencairkan hubungan antara Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Diketahui, pada hari pertama Idulfitri, Didit mengunjungi mantan Presiden Kelima Megawati dan Presiden Ke-7 Jokowi) untuk silaturahmi serta membawa pesan ayahnya Presiden Prabowo. Termasuk aksi Didit saat mengumpulkan putra-putri dari Presiden RI terdahulu secara bersamaan.
Baca Juga: Pertemuan Megawati-Prabowo Segera Terwujud: Kemungkinan Usai Libur Lebaran
Baca Juga: Putra Prabowo Bawa Pesan Khusus untuk Megawati dan Jokowi
Baca Juga: Megawati Dukung Penuh Pengesahan RUU TNI
"Bukan tidak mungkin dengan hadirnya Mas Didit yang menjadi idola baru dalam jagat politik Tanah Air kita, ini akan semakin mencairkan suasana politik," ujarnya dalam Youtube Adi Prayitno Official, seperti dilihat Kamis (3/4/2025).
Selain itu, ia menilai kehadiran Didit ini dapat menjadi jembatan untuk menjali komunikasi yang baik bagi mantan presiden terdahulu, khususnya Megawati dan Jokowi.
"Kita tahu bagaimana hubungan politik Jokowi dengan Megawati sampai hari ini masih deadlock. Sulit untuk bicara tentang keduanya itu bisa rukun, bisa kemudian harmonis dan bisa duduk dalam satu forum bersama," ujarnya.
"Dengan adanya Didit yang kemudian begitu aktif berkomunikasi, masuk ke semua komunitas, masuk ke semua elite-elite kunci di negara kita, maka kebekuan-kebekuan politik ini semakin cair secara perlahan," tambah dia.
Lebih lanjut, ia juga menilai keluwesan Didit dalam berkomunikasi tidak terlepas dari sikap politik Prabowo. "Perilaku yang kemudian muncul pada sosok Didit Hediprasetyo ini dianggap bagian dari sikap politik Prabowo di masa-masa yang akan datang. Makanya, saya di awal mengatakan Didit itu adalah replika politik dari Prabowo Subianto," tukasnya.