Nama Veronica H. Sisilia bukanlah sosok yang muncul secara instan di puncak karier. Ia adalah cerminan dari konsistensi, ketekunan, dan kemampuan beradaptasi yang ditempa selama lebih dari tiga dekade.

Perjalanannya dimulai dari dunia perbankan, berkembang ke sektor keuangan, hingga merambah industri hospitality dan korporasi, membawanya memahami bisnis dari berbagai sudut pandang.

Kini, di posisinya sebagai Direktur Komersial InJourney, Veronica membawa perspektif yang matang dalam mengelola strategi pertumbuhan bisnis.

Lantas, seperti apa sebenarnya sosok dan jejak kariernya hingga bisa mencapai titik ini? Dikutip dari berbagai sumber, Senin (20/4/2026), berikut Olenka ulas profil singkatnya.

Jejak Pendidikan

Dikutip dari laman resmi InJourney, Veronica memiliki fondasi pendidikan yang kuat di bidang layanan dan bisnis. Ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (BPLP–NHI) dengan jurusan Manajemen Perhotelan pada 1994.

Setelah itu, ia melengkapi keilmuannya dengan meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Agung pada 2012. Kombinasi antara hospitality dan ekonomi ini menjadi bekal penting dalam memahami dinamika pelanggan sekaligus strategi bisnis.

Mengasah Insting Bisnis di Dunia Perbankan

Dikutip dari laman LinkedIn pribadinya, perjalanan profesional Veronica dimulai pada 1994 sebagai Sales Manager di Citibank di Bandung.

Hampir satu dekade ia mengasah kemampuan dalam penjualan, membangun relasi nasabah, serta memahami perilaku pasar. Pengalaman ini menjadi fondasi kuat yang membentuk pendekatan strategisnya di masa depan.

Baca Juga: Mengenal Sosok Nahkoda Baru InJourney Maya Watono

Karier yang Terus Bertumbuh

Setelah membangun dasar di perbankan, Veronica melanjutkan kariernya sebagai Wealth Manager di AXA. Di fase ini, ia memperluas perannya dari sekadar penjualan menjadi pengelolaan kekayaan dan penyusunan solusi finansial yang lebih komprehensif.

Kariernya kemudian berlanjut di DBS Bank sebagai Treasures Manager, sebelum memperkuat pengalaman di Bank Danamon sebagai Regional Treasury Sales.

Memasuki 2009, ia bergabung dengan Bank Mega dan mengemban berbagai posisi strategis selama lebih dari enam tahun.

Mulai dari Deputy Funding and Fee Based Income di Bandung, ia kemudian dipercaya menjadi Head of Mass Market Funding Division hingga Head of New Channel Development Division di Jakarta. Pada tahap ini, perannya berkembang dari pemasaran menjadi pengembangan produk dan strategi bisnis yang lebih luas.

Langkah berikutnya membawanya ke CT Corpora sebagai Head of Synergy pada 2015. Di sini, ia berperan mengintegrasikan berbagai lini bisnis dalam grup.

Pengalamannya semakin kaya saat ia dipercaya menjadi Head of Product and Portfolio Management di unit Bank Mega Syariah pada 2021, dengan fokus pada pengembangan produk, pengelolaan portofolio, serta strategi pemasaran dan branding.

Di tengah perjalanan tersebut, Veronica juga sempat memperluas perspektifnya di industri hospitality bersama OYO pada 2019–2020 sebagai Region Head dan Head of Corporate Strategic Partnership.

Kemudian, pada periode 2021 hingga 2025, ia menjabat sebagai Head of Product and Portfolio Management di unit Bank Mega Syariah di bawah CT Corp. Dalam peran ini, ia memimpin pengembangan produk, pengelolaan portofolio, serta berbagai inisiatif pemasaran dan branding yang mendukung pertumbuhan bisnis unit syariah tersebut.

Pengalaman lintas industri ini memperkaya kemampuannya dalam membangun kemitraan strategis dan memperkuat brand.

Peran Strategis di InJourney

Seluruh pengalaman Veronica tersebut bermuara pada peran strategisnya saat ini. Dikutip dari laman resmi InJourney, Veronica menjabat sebagai Direktur Komersial InJourney sejak 20 Juni 2025.

Dalam posisi ini, ia bertanggung jawab atas arah komersial perusahaan, mulai dari strategi penjualan, pengembangan bisnis, hingga pengelolaan pertumbuhan pendapatan dan profit secara menyeluruh.

Dengan rekam jejak yang mencakup berbagai sektor dan fungsi, Veronica tidak hanya membawa pengalaman panjang, tetapi juga perspektif lintas industri yang menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan bisnis di lingkungan yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Mengenal Kamila Andini, Sutradara Perempuan Indonesia yang Bersinar di Kancah Dunia