Nama Mahendra Siregar sudah tidak asing di sektor keuangan. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebelum akhirnya resmi mengundurkan diri pada 30 Januari 2026.
Saat itu, Mahendra menyatakan bahwa pengunduran dirinya, bersama anggota KE PMDK dan DKTK, merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah-langkah pemulihan yang diperlukan.
Keputusan tersebut diambil di tengah tekanan pasar, menyusul anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari berturut-turut setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan penangguhan rebalancing indeks saham Indonesia pada Februari 2026.
Terlepas dari itu, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (12/4/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan kiprah Mahendra Siregar di sektor keuangan.
Baca Juga: Daftar Ketua Dewan Komisioner OJK dari Masa ke Masa
Profil dan Latar Pendidikan
Mahendra Siregar merupakan seorang diplomat dan ekonom yang lahir pada 17 Oktober 1962. Ia lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari etnis Angkola dan Minangkabau.
Sebelum berkiprah sebagai ekonom dan menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan, Mahendra menempuh pendidikan yang kuat di bidang ekonomi.
Ia diketahui meraih gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dengan jurusan Ekonomi Pembangunan pada 1986. Setelah itu, ia melanjutkan studi pascasarjana di Monash University, Australia, dan meraih gelar Master of Economics pada 1991.