Nama Erwin Ciputra dikenal luas sebagai salah satu figur kunci di industri petrokimia, energi, dan infrastruktur Indonesia. Saat ini, Erwin menjabat sebagai Presiden Direktur Chandra Asri Group (CAG), anak usaha Barito Pacific Group milik pengusaha sekaligus orang terkaya nomor 2 di Indonesia, Prajogo Pangestu.

Ia pun kembali dipercaya memimpin perusahaan tersebut setelah diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 8 Mei 2024, dengan masa jabatan hingga 2027.

Penunjukan ini menegaskan peran sentral Erwin dalam mengarahkan strategi, pertumbuhan, dan transformasi bisnis Chandra Asri di sektor petrokimia dan energi nasional.

Dan, untuk mengenal lebih dekat sosok Erwin Ciputra, berikut Olenka rangkum profil singkatnya sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Jumat (23/1/2026).

Latar Belakang

Dikutip dari Inilah.com, Erwin Ciputra merupakan warga negara Indonesia yang lahir di Bandung pada 21 Juni 1974.

Meski aktif di ruang publik sebagai eksekutif puncak, informasi mengenai kehidupan keluarga Erwin Ciputra, termasuk istri dan anak, tidak dipublikasikan secara terbuka.

Bukan Bagian dari Keluarga Pendiri Ciputra Group

Nama Erwin Ciputra kerap disangkutpautkan dengan pendiri Ciputra Group, (Alm) Ir. Ciputra, semata karena kesamaan nama belakang. Namun, anggapan tersebut tidak berdasar.

Dikutip dari beritadiy.pikiran-rakyat.com, dalam silsilah keluarga inti pendiri Ciputra Group yang dipublikasikan secara resmi, nama Erwin Ciputra tidak tercantum sebagai salah satu ahli waris maupun anggota keluarga inti.

Berdasarkan berbagai sumber kredibel, termasuk rilis resmi perusahaan dan daftar keluarga terkaya versi Forbes, (Alm) Ir. Ciputra diketahui memiliki empat orang anak yang menjadi penerus bisnis properti Ciputra Group, yakni Rina Ciputra, Junita Ciputra, Candra Ciputra, dan Cakra Ciputra. Dengan demikian, kesamaan marga ‘Ciputra’ tidak menunjukkan adanya hubungan darah atau kekerabatan langsung antara Erwin Ciputra dan keluarga pendiri Ciputra Group.

Pendidikan dan Fondasi Akademik

Dikutip dari laman resmi chandradaya-investasi, fondasi profesional Erwin Ciputra dibangun dari latar belakang akademik yang kuat.

Ia merupakan lulusan Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dan meraih gelar Sarjana Ekonomi (Bachelor of Economics) pada tahun 1996. Pendidikan di salah satu sekolah bisnis terbaik dunia tersebut membekalinya dengan pemahaman mendalam di bidang keuangan, investasi, dan manajemen strategis.

Awal Karier di Dunia Keuangan Global

Dikutip dari Bisnis.com, perjalanan profesional Erwin Ciputra diawali di sektor keuangan internasional. Ia memulai karier sebagai Analis di TIAA-CREF Asset Management Inc. (1996–1998), kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai Research Associate di JP Morgan Securities Inc. (1998–1999).

Pengalaman globalnya semakin matang saat menjabat sebagai Manajer Portofolio di Prism Capital Partners L.P. (2001–2002), serta berkiprah di Departemen Perencanaan Perusahaan UOB Global Treasury and Assets Management (2002–2003). Sekitar enam tahun berkecimpung di dunia finansial membentuk ketajaman analisis dan disiplin strategis yang menjadi ciri kepemimpinannya.

Bergabung dengan Barito Pacific Group

Masih dikutip dari laman resmi chandradaya-investasi, langkah strategis Erwin Ciputra bergabung dengan Barito Pacific Group pada 2003 melalui Departemen Perencanaan Perusahaan menjadi titik balik penting dalam kariernya.

Dalam waktu relatif singkat, ia dipercaya menduduki posisi Wakil Presiden Direktur PT Chandra Asri pada periode 2004–2007. Kinerjanya yang konsisten kemudian mengantarkannya menjadi Presiden Direktur PT Chandra Asri pada 2007–2010.

Baca Juga: Profil Antonius Widodo Mulyono, Sang Direktur BCA

Memimpin Chandra Asri Pacific Tbk

Sementara itu, dikutip dari petrosea.com, sejak tahun 2011 hingga saat ini, Erwin Ciputra menjabat sebagai Presiden Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Di bawah kepemimpinannya, Chandra Asri tidak hanya memperkokoh posisi sebagai perusahaan petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia, tetapi juga melakukan ekspansi signifikan ke sektor energi, logistik, dan infrastruktur pendukung industri.

Kepemimpinan jangka panjang ini mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap visi dan kemampuannya dalam mengelola bisnis berskala besar.

Jabatan Strategis di Berbagai Entitas

Selain perannya di Chandra Asri, Erwin Ciputra juga tercatat memegang sejumlah jabatan strategis di perusahaan-perusahaan afiliasi Barito Pacific Group.

Ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk sejak 2022, Direktur Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. sejak 2022, Komisaris PT Barito Renewables Energy Tbk sejak 2023, serta Komisaris PT Petrosea Tbk sejak 2023.

Dikutip dari petrosea.com, ia diangkat sebagai Komisaris PT Petrosea Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Desember 2023.

Rekam Jejak Kepemimpinan

Sebelum menduduki jabatan-jabatan strategis saat ini, Erwin Ciputra telah memperkaya pengalaman kepemimpinannya melalui berbagai posisi penting.

Ia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Synthetic Rubber Indonesia (2013–2019), Presiden Direktur PT Styrindo Mono Indonesia (2010–2020), Presiden Direktur PT Petrokimia Butadiene Indonesia (2010–2019), Direktur Altus Capital Pte. Ltd. (2010–2018) yang kini dikenal sebagai Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd., serta Direktur Chandra Asri Trading Company Pte. Ltd. pada periode 2020–2022.

Penghargaan

Dikutip dari Bisnis.com, kepemimpinan Erwin Ciputra memperoleh pengakuan nasional ketika ia meraih penghargaan Best CEO of The Year dalam ajang Bisnis Indonesia Award 2022.

Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilannya membawa PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) mencatatkan kinerja solid dan melakukan ekspansi strategis, terutama di tengah tantangan besar akibat pandemi Covid-19.

Baca Juga: Menilik Kisah Sukses Prajogo Pangestu, Orang Terkaya Nomor Satu di Indonesia