Presiden Prabowo Subianto dikabarkan kembali membongkar pasang kabinet Merah Putih, kepala negara dikabarkan melantik sejumlah pejabat baru dan menggeser beberapa orang lama ke posisi baru  pada hari ini Rabu (28/1/2026) seiring dinamika politik dan kebutuhan konsolidasi pemerintahan.

Presiden Prabowo dikabarkan melantik Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030. Terdapat delapan nama yang dikabarkan masuk dalam susunan DEN, yakni Johni Jonatan Numberi (akademisi), Mohammad Fadhil Hasan (akademisi), Satya Widya Yudha (industri), Sripeni Inten Cahyani (industri), Unggul Priyanto (teknologi), Saleh Abdurrahman (lingkungan hidup), Muhammad Kholid Syeirazi (konsumen), serta Surono (konsumen).

Baca Juga: Daftar Rombongan Konglomerat Ikut Presiden Prabowo ke Luar Negeri

Selain itu, Prabowo juga bakal melantik Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R). Nama Fahri Hamzah turut mencuat dia dikabarkan bakal mengisi salah satu jabatan penting di lembaga ini. 

Saat ini, terdapat kursi kosong di jajaran kabinet, yakni posisi Wakil Menteri Keuangan. Jabatan tersebut ditinggalkan Thomas Djiwandono yang akan dilantik menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ada beberapa nama yang bakal digeser oleh Prabowo yakni:

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno diisukan akan digantikan oleh Sugiono. Sementara itu, posisi Menteri Luar Negeri disebut berpotensi diisi oleh Desra Percaya, menggantikan Sugiono.

Di kabinet inti, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi diisukan akan digeser untuk mengisi posisi Menteri Dalam Negeri. Adapun jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang saat ini dipegang Airlangga Hartarto disebut berpeluang digantikan oleh Bahlil Lahadalia.

Isu perombakan juga menyentuh sektor pangan dan energi. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diisukan akan digantikan oleh Sudaryono. Sementara itu, posisi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang saat ini dijabat Bahlil Lahadalia disebut akan diisi oleh Amran Sulaiman.

Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dikabarkan akan mengalami pergeseran jabatan, meski hingga kini belum diketahui posisi baru yang akan ditempati. Informasi yang diterima Warta Ekonomi juga menyebutkan bahwa Pratikno dan Airlangga Hartarto masuk dalam daftar pejabat yang berpotensi tidak lagi berada di kabinet.

Baca Juga: Prediksi Pilpres 2029: Prabowo dan Anies Kembali Bersaing

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat pernyataan resmi dari Istana Negara terkait waktu pasti pelaksanaan reshuffle maupun konfirmasi atas susunan kabinet yang beredar.