Memperingati bulan kasih sayang, Okamoto resmi meluncurkan dua varian terbaru dalam lini New OK Series, yakni Okamoto Ultra Thin dan Okamoto Safeguard, pada Sabtu (7/2/2026).
Kehadiran produk ini menjadi langkah Okamoto dalam menjawab kebutuhan pasangan modern yang semakin beragam, baik dari sisi kenyamanan, sensasi, maupun perlindungan dalam hubungan intim.
Sebagai merek kondom asal Jepang dengan pengalaman lebih dari sembilan dekade, Okamoto dikenal konsisten menghadirkan inovasi berbasis teknologi demi meningkatkan kualitas pengalaman pengguna.
Di Indonesia sendiri, produk Okamoto telah hadir sejak 2010 dan terus berkembang seiring perubahan gaya hidup serta kebutuhan konsumen.
Menurut Okamoto, preferensi dalam hubungan intim tidak dapat disamaratakan. Setiap pasangan memiliki dinamika, tingkat kenyamanan, serta prioritas yang berbeda, sehingga diperlukan pilihan produk yang mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut secara lebih spesifik.
Holly Kwan, Senior Chief Marketer Okamoto Industries (HK) Ltd., menjelaskan bahwa pengembangan New OK Series berangkat dari pemahaman bahwa kebutuhan setiap orang berbeda, namun kualitas tetap menjadi prioritas utama.
“Well, as one of the Japanese leading condom brands, we want to provide good quality with comfort for the users. But different people have different preferences, right? We try to tailor make with the needs they want or require,” tutur Holly.
Dalam seri terbaru ini, Okamoto menghadirkan dua pilihan utama dengan fungsi yang saling melengkapi. Okamoto Ultra Thin dirancang setipis mungkin untuk memberikan sensasi yang lebih alami dan ringan, cocok bagi pasangan yang mengutamakan kedekatan dan pengalaman intim yang terasa lebih natural.
Sementara itu, Okamoto Safeguard hadir sebagai opsi bagi mereka yang mengedepankan rasa aman melalui proteksi ekstra, namun tetap mempertahankan kenyamanan sehingga kepercayaan diri pasangan tidak berkurang saat berhubungan intim.
Kedua varian tersebut dikembangkan menggunakan teknologi khas Okamoto dari Jepang, termasuk material Sherlon, jenis lateks yang lebih lembut dan minim bau, sehingga dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus kenyamanan maksimal.
Baca Juga: Fiesta Luncurkan Kampanye 'XXXploration Can Be Fun', Angkat Isu Monotoni dalam Hubungan Pasangan
Preferensi Intim dan Pentingnya Komunikasi Pasangan
Sex educator dr. Haekal Anshari menilai bahwa semakin beragamnya pilihan alat proteksi mencerminkan realitas hubungan modern, di mana preferensi pasangan dapat berubah seiring waktu dan situasi.
Menurutnya, penggunaan proteksi bukan sekadar soal fungsi, tetapi bagian dari kesepakatan yang dibangun melalui komunikasi dan kesadaran bersama.
“Penting banget ya, karna setiap hubungan atau pasangan itu punya dinamika dan preferensi, yang namanya preferensi bisa berubah. Dan tentunya, setiap pasangan harus memahami tentang sexual concern, sexual concern adalah kesepakatan yang dibuat bersama, atas dasar kesadaran tanpa paksaan untuk terlibat secara aktif dalam suatu hubungan sensual, termasuk dalam memilih proteksi,” ujar dr. Haekal.
Ia menegaskan bahwa kenyamanan dan keamanan seharusnya berjalan beriringan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pasangan maupun diri sendiri.
Pendekatan edukasi yang ringan dan mudah diterima juga dianggap penting agar topik seksualitas tidak lagi dianggap tabu, melainkan bagian dari kesehatan dan relasi yang sehat.
Tak hanya memperkenalkan produk baru, Okamoto juga menghadirkan play space interaktif sebagai bagian dari pendekatan edukatif kepada masyarakat. Area ini dirancang untuk membuka percakapan seputar komunikasi, rasa saling menghargai, serta pentingnya proteksi dalam hubungan melalui pengalaman bermain yang ringan dan menyenangkan.
Pendekatan ini dinilai relevan dengan karakter generasi modern yang lebih terbuka, namun kurang menyukai cara penyampaian yang menggurui. Melalui pengalaman langsung, pesan mengenai relasi sehat dan penggunaan proteksi dapat diterima dengan lebih natural.
Public figure Revina VT menilai generasi muda sebenarnya memiliki keinginan untuk memahami isu kesehatan reproduksi dan hubungan intim, tetapi membutuhkan pendekatan yang tepat agar pesan dapat diterima dengan baik.
“Sebenernya tuh mereka pengen belajar tapi gamau diajarin. Mereka tuh harus dibuka kayak harusnya gini gini, oh kalau berhubungan seksual trus gapake pengaman trus tiba-tiba lo ngarepnya apa? keluarnya Tv plasma? ya gak mungkin dong. Jadi tujuan kondom tuh buat ini loh, tapi harus dengan fun dengan light. Klo enggak nanti mereka defensif duluan. Jadi, buat aku ya yang sering cerita di sosial media aku harus playful, harus light harus ngajarin mereka dengan cara yang lembut,” terang Revina.
Menurutnya, komunikasi yang sehat—baik dalam hubungan pasangan maupun ruang publik, harus dibangun atas dasar rasa aman dan saling menghormati. Dengan pendekatan yang ringan dan interaktif, diskusi mengenai preferensi dan proteksi menjadi lebih mudah diterima oleh generasi modern.
Melalui peluncuran Ultra Thin dan Safeguard dalam New OK Series, Okamoto berupaya memposisikan diri bukan hanya sebagai produsen alat proteksi, tetapi juga sebagai brand yang memahami dinamika relasi modern.
Kenyamanan, proteksi, dan komunikasi dipandang sebagai satu kesatuan penting dalam membangun hubungan yang sehat dan bertanggung jawab.
Dengan menyediakan pilihan yang lebih beragam sekaligus membuka ruang edukasi, Okamoto berharap pasangan modern dapat menjalani hubungan yang lebih aman, nyaman, dan penuh kesadaran.