Muslim LifeFest 2025 resmi dibuka di ICE BSD, Tangerang, Jumat (29/8/2025), dan langsung disambut antusias ribuan pengunjung sejak pagi. Pameran yang berlangsung hingga 31 Agustus ini menghadirkan lebih dari 230 brand halal, puluhan ulama (asatidz) terkemuka, serta rangkaian kegiatan edukasi, spiritual, hingga forum bisnis global.
Acara ini menjadi bukti nyata semakin kokohnya ekosistem ekonomi syariah Indonesia, yang kini tak hanya menguatkan muamalah umat, tetapi juga membuka pintu ke pasar dunia.
Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menekankan bahwa Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar konsumen halal, tetapi juga harus tampil sebagai produsen dan pengekspor utama. Ia menyebut peluang industri halal semakin terbuka luas, baik di sektor pangan maupun tekstil.
Baca Juga: Kampanye '10 Hari Terbaik' ala Muslim Pro di Musim Haji
“Industri halal, khususnya pangan, adalah sektor penting dalam pertumbuhan ekonomi global. Dengan perjanjian perdagangan yang sudah terjalin dengan Uni Emirat Arab dan tengah dirundingkan dengan negara-negara GCC, pasar kita di Timur Tengah makin terbuka dan eksportir Indonesia bisa bersaing lebih kompetitif,” ujarnya.
Sejalan dengan itu, Direktur Eksekutif KNEKS KH Sholahudin Al Aiyub menegaskan bahwa ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, melainkan arus utama pembangunan ekonomi nasional. Bank Indonesia pun menegaskan komitmennya memperkuat rantai nilai halal, pembiayaan syariah, serta literasi inklusi yang makin meluas.
Sementara BPJPH mengungkapkan bahwa target sertifikasi halal tahun ini sudah melampaui 9 juta sertifikat, menandakan tingginya kesadaran pelaku usaha akan standar kualitas produk halal.
Baca Juga: Muslim Pro x Kispray Kasturi Berikan Umrah Gratis
Muslim LifeFest bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga spiritualitas. Daurah Muslim Path menghadirkan puluhan ulama kondang seperti Ustadz Khalid Basalamah, Ustadz Nuzul Dzikri, hingga Ustadz Erwandi Tarmizi. Kajian mereka langsung dipadati jamaah sejak pagi, menciptakan atmosfer khidmat yang menyatu dengan semarak pameran.
Sementara itu, zona keluarga seperti Muslim EduFest & Kids Zone ramai oleh orang tua dan anak-anak yang antusias mengikuti berbagai aktivitas edukasi dan hiburan, mulai dari kelas memasak, mini zoo, hingga lomba kreatif.
Baca Juga: Milenial Muslim Bersatu Apresiasi ID Survei Dukung Program MBG
Energi yang berbeda hadir di Muslim Sport Fest, di mana turnamen basket 3x3 dan lapangan padel menjadi daya tarik tersendiri. Sejumlah tokoh, termasuk ustadz, atlet, dan artis, dijadwalkan ikut serta dalam pertandingan persahabatan, menambah semarak acara. Di sisi lain, Jakarta Halal Expo & Conference (JHEC) juga menjadi magnet tersendiri, mempertemukan eksportir Indonesia dengan pembeli dari negara tetangga, serta membahas tren investasi halal global yang kian menjanjikan.
Untuk diketahui, pembukaan Muslim LifeFest dihadiri pejabat pemerintah, tokoh ekonomi syariah, hingga perwakilan komunitas pengusaha. Hadir di antaranya Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) KH Sholahudin Al Aiyub, Ketua Umum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Rachmat Sutarnas Marpaung, Deputi Bidang Kemitraan dan Standardisasi Halal BPJPH Abdul Syakur, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Imam Hartono, serta Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah. Sejumlah delegasi kedutaan besar dari Bangladesh, Oman, Yordania, Vietnam, hingga Belanda juga turut hadir, menandai posisi penting Indonesia dalam percaturan halal global
Menutup rangkaian, berbagai program sosial juga dihadirkan, termasuk “Hadiah Impian 2.0” yang memberi kesempatan bagi marbot dan guru ngaji berangkat umrah gratis melalui dukungan donasi pengunjung. Semua ini dirangkai dalam semangat #EnjoyTheMuslimWay, yang menggambarkan bahwa gaya hidup muslim bisa modern, berkualitas, dan tetap sesuai tuntunan Rasulullah, sekaligus menjadi penggerak ekonomi bangsa.