Growthmates, bagi sebagian orang, mobil bukan sekadar alat transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kendaraan juga menjadi bagian dari gaya hidup, cerminan karakter, sekaligus cara mengekspresikan diri. Tak heran, ketika berbicara tentang mobil mewah, pilihan konsumen tidak hanya ditentukan oleh performa dan teknologi, tetapi juga desain, kenyamanan, hingga eksklusivitas yang ditawarkan.

Menariknya, preferensi terhadap mobil premium dapat berbeda antara satu konsumen dan lainnya, termasuk antara pria dan perempuan. Ada yang menyukai kendaraan berkarakter tangguh dengan desain ikonis, sementara yang lain justru tertarik pada sportscar atau supercar dengan performa tinggi dan tampilan yang mencuri perhatian.

Fenomena ini turut terlihat di pasar mobil premium yang digeluti GEMA Motorcars. Meski mayoritas pelanggannya berasal dari kalangan pria, konsumen perempuan juga memiliki preferensi tersendiri dalam memilih kendaraan mewah, mulai dari Mercedes-Benz G-Class yang identik dengan karakter tangguh hingga sportscar dan supercar yang menawarkan pengalaman berkendara berbeda.

CEO GEMA Motorcars, Gary Suwandi, mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen pembeli di showroom mobil premium tersebut merupakan pria. Meski demikian, ia menegaskan tidak ada pertimbangan khusus berdasarkan gender dalam proses pembelian kendaraan.

“Tidak ada pertimbangan khusus dalam membeli mobil. Namun, mayoritas pembeli di GEMA Motorcars mungkin 90 persen pria,” kata Gary ,saat sesi Exclusive Media Briefing di GEMA Motorcars, PIK 2, Tangerang, Jumat (9/10/2026).

Gary melanjutkan, khusus konsumen perempuan yang membeli mobil di GEMA Motorcars cenderung tertarik pada model tertentu, salah satunya Mercedes-Benz G63. Sementara itu, konsumen ROEMAH GEMA, lini bisnis mobil bekas yang dikembangkan perusahaan, dinilai lebih beragam karena pilihan kendaraannya mencakup berbagai segmen.

“Kalau yang perempuan, biasanya beli G63. Cuma memang sedikit banget yang perempuan kalau beli di GEMA Motorcars. Kalau di ROEMAH GEMA, konsumennya lebih beragam karena mobilnya macam-macam,” jelasnya.

Baca Juga: Mengintip Koleksi Rare Cars GEMA Motorcars, dari Mercedes-Benz G-Class hingga Lamborghini

Gambaran mengenai preferensi konsumen perempuan tersebut juga disampaikan Co-Founder GEMA Motorcars, Hengky Dans.

Menurutnya, pada segmen mobil premium, desain, tampilan, dan nilai eksklusivitas kendaraan dapat menjadi pertimbangan penting bagi sebagian pembeli perempuan. Ketika menemukan mobil yang sesuai dengan selera, kaum Hawa bisa lebih mantap mengambil keputusan, terutama jika memiliki keleluasaan finansial.

“Kalau untuk high-end, biasanya perempuan suka lihat, bayar, apalagi ada value,” ujar Hengky.

Hengky menilai, ketertarikan terhadap mobil mewah tidak selalu berangkat dari pertimbangan teknis seperti kenyamanan atau performa. Karakter kendaraan dan daya tarik visual juga dapat memengaruhi keputusan pembelian.Mercedes-Benz G-Class, misalnya, kata Hengky, memiliki desain khas yang membuatnya mudah dikenali sekaligus identik dengan gaya hidup premium.

Namun, keputusan membeli mobil dengan harga tinggi tetap berkaitan dengan kondisi finansial masing-masing konsumen. Hengky membedakan konsumen yang menggunakan penghasilan pribadi untuk membeli kendaraan dengan mereka yang memiliki keleluasaan anggaran lebih besar.

“Kalau perempuan independen, pasti mikir satu-dua kali, seperti, ‘Pantas enggak ya gue keluarin uang buat mobil ini?’” tuturnya.

Pilihan perempuan juga tidak terbatas pada SUV mewah. Hengky menyebut, ada konsumen yang tertarik pada sportscar hingga supercar, dengan preferensi merek yang sangat personal. Dalam sejumlah kasus, konsumen sudah menentukan mobil incarannya sehingga rekomendasi model lain belum tentu mengubah keputusan mereka.

“Dia sukanya Ferrari, kita tawarin McLaren sampai ‘berbusa’ juga enggak bisa. Susah. Jadi, semau dia saja. Kita tinggal menyiapkan,” kata Hengky.

Hengky juga menuturkan, sebagian konsumen perempuan yang membeli sportscar atau supercar berasal dari kalangan pengusaha. Bagi kelompok konsumen ini, mobil premium dapat menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus bentuk apresiasi atas pencapaian pribadi.

Baca Juga: CEO GEMA Motorcars Ungkap Strategi Bisnis Mobil Mewah di Tengah Tantangan Ekonomi