Bagi sebagian orang yang ingin menjaga kesehatan atau menurunkan berat badan, buah-buahan manis seperti pisang sering kali dihindari karena dikhawatirkan dapat memicu kenaikan berat badan.
Kendati mengandung karbohidrat dan gula alami, buah pisang tetap memegang peran penting dalam pola makan seimbang karena kaya akan berbagai nutrisi esensial.
Menukil dari laman Healthline, satu buah pisang berukuran sedang (sekitar 105 kalori) menyimpan beragam vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh, di antaranya:
- Vitamin B6: 25% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian
- Vitamin C: 11% dari AKG
- Kalium & Magnesium: Mendukung fungsi otot dan jantung
- Serat: 3,07 gram (sekitar 11% dari AKG)
Meskipun sekitar 90% kalorinya berasal dari karbohidrat, pisang memiliki kandungan lemak dan protein yang sangat rendah, serta diperkaya oleh berbagai antioksidan bermanfaat seperti dopamin dan katekin.
Baca Juga: Pisang Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak? Simak Penjelasan Ilmiahnya
Mengapa Pisang Cocok untuk Mendukung Penurunan Berat Badan?
Meskipun belum ada penelitian khusus yang langsung menguji efek pisang terhadap penurunan berat badan, beberapa karakteristik buah ini menjadikannya ramah bagi kamu yang sedang berdiet:
-
Tinggi Serat yang Mengenyangkan: Kandungan serat dalam pisang membantu memperlambat proses pencernaan, membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga Anda cenderung mengonsumsi lebih sedikit kalori dalam jangka panjang. Sebuah studi tahun 2019 menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat harian berkaitan erat dengan penurunan berat badan yang lebih optimal.
-
Kandungan Resistant Starch (Pati Resisten) pada Pisang Mentah: Tingkat kematangan pisang memengaruhi jenis karbohidrat di dalamnya. Pisang yang masih hijau atau setengah matang kaya akan pati resisten yang tidak mudah dicerna oleh tubuh, bekerja layaknya serat larut, membantu menstabilkan gula darah, serta berpotensi meningkatkan pembakaran lemak.
-
Indeks Glikemik (IG) Rendah hingga Sedang: Nilai IG pisang berkisar antara 42 hingga 62, tergantung tingkat kematangannya (di mana pisang matang memiliki IG yang sedikit lebih tinggi dibanding pisang hijau). Karena melepaskan gula secara perlahan, pisang tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang ekstrem seperti makanan tinggi gula lainnya.
Tidak ada yang salah dengan memasukkan pisang ke dalam menu harianmu, bahkan jika kamu sedang dalam program penurunan berat badan.
Selama dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang yang kaya akan makanan utuh lainnya, pisang justru memberikan pasokan energi yang baik sekaligus membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.