Growthmates, kebiasaan mengonsumsi minuman dingin dalam kemasan, seperti soft drink, teh kemasan, hingga kopi dingin, perlu diperhatikan, terutama jika dikonsumsi terlalu sering dan dalam jumlah berlebihan.

Pasalnya, minuman tersebut dapat mengandung sejumlah bahan yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik, Prof. Dr. Zubairi Djoerban, SpPD-KHOM, FINASIM, memaparkan, bukan suhu dingin minuman yang menjadi persoalan utama, melainkan kandungan di dalamnya, seperti natrium, gula, dan kafein.

“Kalau soft drink, ataupun teh yang dikemas dalam bentuk botol, ataupun kopi, kemudian yang dalam bentuk dingin, itu memang meningkatkan tekanan darah,” papar Prof. Zubairi, dikutip dari laman Instagram pribadinya, Sabtu (10/9/2026).

Menurut Prof. Zubairi, ketiga kandungan tersebut dapat berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, baik sistolik maupun diastolik.

Karena itu, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih minuman yang dikonsumsi sehari-hari, terutama produk minuman kemasan yang mengandung gula tambahan, natrium, atau kafein.

Baca Juga: Bukan Cuma Jus Jeruk, Ini 3 Minuman dengan Kandungan Vitamin C yang Lebih Tinggi

Natrium, misalnya, dapat memengaruhi tekanan darah ketika dikonsumsi secara berlebihan. Sementara itu, konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan metabolik yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Adapun, kafein dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sementara pada sebagian orang.

Prof. Zubairi menegaskan, konsumsi minuman tersebut sesekali dalam jumlah terbatas tidak serta-merta menjadi masalah. Namun, kebiasaan mengonsumsinya secara berlebihan dan berulang perlu diwaspadai.

“Tentu kalau hanya satu gelas waktu buka puasa atau kemudian satu gelas lagi sebelum tidur, ya enggak masalah. Namun kalau terlalu banyak, terlalu sering, hati-hati,” katanya.

Terakhir, ia pun kembali mengingatkan bahwa soft drink dan sejumlah minuman kemasan dapat mengandung kombinasi gula, natrium, dan kafein yang berpotensi memengaruhi tekanan darah.

Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk memperhatikan kandungan gizi pada label kemasan serta membatasi konsumsi minuman dengan kandungan gula dan natrium tinggi.

Sebagai langkah sederhana untuk menjaga tekanan darah, masyarakat dapat menjadikan air putih sebagai pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari.

Konsumsi minuman manis dan berkafein sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan serta tidak dilakukan secara berlebihan.

Baca Juga: 6 Minuman Pagi yang Bisa Bantu Jaga Kesehatan Ginjal, Bukan Cuma Air Putih