Dua tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di universitas yang sama dan memperoleh gelar MBA dalam Akuntansi pada tahun 1987.

Untuk memperdalam pemahamannya di industri perbankan, Parwati mengikuti SESPIBI XVII (Sekolah Staf Pimpinan Bank Indonesia) pada tahun 1992, sebuah program pelatihan bagi eksekutif perbankan.

Tak berhenti di situ, wanita kelahiran Bandung ini juga mengasah wawasan kepemimpinannya dengan mengikuti program eksekutif di Columbia University pada tahun 2003 dan Harvard University pada tahun 2013. Pengalaman akademiknya yang luas ini menjadi fondasi kuat bagi perjalanan kariernya di dunia perbankan.

Kiprah dan Perjalanan Karier Parwati Surjaudaja

Setelah menyelesaikan studi di Amerika Serikat, Parwati memutuskan kembali dan berkarier di Tanah Air. Pada 1987, Parwati mengawali kariernya sebagai Konsultan Senior di salah satu firma akuntansi rintisan Utomo Josodirdjo, SGV Utomo. Selama tiga tahun, Parwati menyelami kariernya tersebut dan berakhir pada 1990.

Di tahun yang sama, Parwati mulai menggeluti dunia perbankan setelah sang ayah memintanya untuk menjadi direktur. Menjadi Direktur di Bank NISP selama tujuh tahun, Parwati mengemban tugas untuk menangani berbagai bidang termasuk Sumber Daya Manusia, Keuangan dan Perencanaan.

Saat itu, diketahui belum banyak perempuan yang menduduki jabatan strategis di dunia perbankan. Namun, dengan rekam jejak dan etos kerja yang kuat, Parwati berhasil menembus batas tersebut. Kepemimpinannya tidak hanya membawa OCBC NISP semakin berkembang, tetapi juga menginspirasi banyak perempuan Indonesia untuk berani mengambil peran strategis di industri perbankan.

Baca Juga: Lewat Kampanye #BaiknyaBarengBareng, OCBC Serukan Pentingnya Kesetaraan

Parwati Surjaudaja resmi menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO PT Bank OCBC NISP sejak 16 Desember 2008. Kepemimpinannya yang solid membuatnya terus dipercaya untuk memegang posisi tersebut, terbukti dengan pengangkatan kembali pada tahun 2011, 2014, 2017, 2020, dan terbaru pada 2023. 

Pada bio di laman LinkedIn miliknya, Parwati menegaskan bahwa ia bersama tim akan selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk melayani dan memajukan jutaan nasabah individu, UKM dan korporasi lewat jaringan digital maupun lebih dari 200 kantor cabang yang tersebar di lebih dari 50 kota di Indonesia.

“Saya juga sangat passionate dalam mengadvokasi kesetaraan gender, mental health, dan sustainability. Karena itu OCBC menjadi salah satu pelopor inisiatif ESG di Indonesia dalam bentuk pembiayaan hijau dan gender. Saya pun dipercayakan untuk menjadi salah satu G20 EMPOWER Advocates,” tulis wanita yang kerap menghabiskan waktu luang dengan membaca, belajar, dan traveling bersama keluarganya itu.