Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman membuat keputusan yang mengejutkan publik, ia secara tiba-tiba mengumumkan pengunduran diri dari BEI.
Dia memilih hengkang sebagai bentuk pertanggungjawaban atas anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG). Harus diakui IHSG belakangan memang babak belur lantaran penangguhan rebalancing indeks MSCI. Walau kondisinya mulai membaik, namun Iman sudah memantapkan hatinya untuk tetap cabut dari BEI sebagai salah satu bentuk sikap profesionalisme.
"Walaupun kondisi kita pagi hari ini membaik saya ingin menyampaikan statement, bahwa saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," katanya kepada wartawan di BEI, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: Imbas IHSG Anjlok Berhari-Hari, Dirut BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri
“Saya percaya bahwa ini bentuk tanggung jawab saya dan sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. Mudah-mudahan indeks kita pagi ini yang dibuka membaik akan terus membaik di hari-hari berikutnya,” tambahnya.
Perjalanan Karier Iman Rachman
Iman telah mengukir perjalanan karier yang lumayan gemilang di BEI. Iman diketahui terpilih menjadi Dirut BEI melalui RUPST Bursa pada 29 Juni 2022 silam dan akhirnya memilih menyudahi kariernya di sana setelah hampir empat tahun berkiprah di sana.
BEI bukanlah tempat pertama Iman terjun di dunia profesional, lembaga yang menjadi fasilitator serta regulator pasar modal itu menjadi salah satu titik persinggahan dari perjalanan panjang Iman menapaki dunia kerja.
Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran 1995 sekaligus jebolan Magister of Business Administration (MBA) Finance dari Leeds University Business School pada 1997 itu telah terjun ke dunia profesional sejak 1998, ia bergabung di PT Danareksa Sekuritas.
Di tempat ini, ia dipercayakan menduduki sederet jabatan penting, jabatan terakhirnya adalah manager. Iman keluar dari PT Danareksa Sekuritas pada 2003 setelah lima tahun berkiprah.
Angkat kaki dari PT Danareksa Sekuritas, Iman kemudian memulai petualangan baru sebagai sebagai Direktur Investment Banking di PT Mandiri Sekuritas. Lebih dari satu dekade Iman mendedikasikan diri di sana. Ia bergabung dengan perusahaan ini pada periode 2003 hi hingga 2016.
Keyang dengan pengalam di dunia investasi dan keuangan, Iman banting setir ke sektor riil dengan bergabung di PT Pelabuhan Indonesia II atau Pelindo dan menduduki jabatan Direktur Keuangan sejak 2016 hingga 2018.
Iman sempat menjabat Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) pada 2019 hingga 2020 lalu bergabung dengan PT Pertamina dengan jabatan Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha. Pada 2022 ia menyudahi kariernya di PT Pertamina dan bergabung dengan BEI.