Mantan Gubernur Jawa Tengah sekaligus politikus PDI-Perjuangan Ganjar Pranowo meminta Presiden Prabowo Subianto mengalihkan anggaran dari program-program dengan dana jumbo untuk menangani bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sekarang ini sedang mengepung sejumlah wilayah di Indonesia.
Ganjar menilai bencana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di mana-mana tidak bisa dipandang enteng oleh pemerintah, penanganan bencana yang sudah terjadi berlarut-larut itu jauh lebih penting dari sekadar program pemerintah yang menguras habis anggaran negara.
Baca Juga: Rapor Merah dari PDI-P, Indonesia Kacau Balau di Tangan Prabowo-Gibran
"Refocusing anggaran. Alihkan sementara waktu anggaran program berdana besar untuk bencana nasional karhutla ini," kata Ganjar di akun X miliknya dilansir Olenka.id, Rabu (21/10/2026).
Anggaran penanganan bencana karhutla tidak semata-mata dialokasikan untuk upaya pemadaman api yang terus membesar, anggaran itu kata dia dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana mengerikan itu. Salah satunya adalah untuk pemulihan ekonomi masyarakat.
Tak hanya itu, Ganjar juga mendesak supaya pemerintah tidak lepas tangan pada upaya pengobatan masyarakat yang menderita sejumlah penyakit gara-gara asap karhutla serta mendistribusikan masker, oksigen, dan kebutuhan lainnya untuk melindungi masyarakat dari paparan asap.
Di sektor pendidikan, Ganjar mengusulkan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah diliburkan sementara apabila kabut asap masih menyelimuti wilayah tertentu.
"Laksanakan pembelajaran jarak jauh, demi keselamatan dan kesehatan anak-anak kita," tegasnya.
Ganjar juga meminta seluruh pejabat terkait berkantor langsung di wilayah terdampak karhutla. Dengan berada di lapangan, para pejabat diharapkan dapat merasakan langsung kondisi masyarakat yang terpapar asap sekaligus mengetahui tingkat kedaruratan yang terjadi.
“Dengan merasakan sendiri sesaknya bernapas dalam kepungan asap dan mengetahui sendiri kondisi lapangan, para pejabat akan lebih mengetahui tingkat urgensinya sehingga penanganan bisa lebih cepat dilakukan,” demikian dorongan Ganjar dalam penanganan karhutla.
Baca Juga: Mas Gibran, Kamu Beneran Nggak Ngerti Arti Malu ya? Tuh 150 Guru Besar Minta Anda Mengundurkan Diri
Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah dapat mengambil keputusan secara cepat dan memastikan penanganan karhutla berjalan efektif, sekaligus melindungi kesehatan dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat terdampak.