Aktris cantik Aghniny Haque dikenal lewat berbagai perannya yang berhasil mencuri perhatian penonton. Kariernya di dunia perfilman dimulai saat dipercaya memerankan karakter Rara Murni dalam film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212. Sejak saat itu, Aghniny kerap tampil dalam sejumlah film dengan berbagai genre, mulai dari action hingga horor.

Namun, jauh sebelum terjun ke dunia akting, Aghniny lebih dulu menorehkan prestasi sebagai atlet taekwondo. Ia merupakan mantan atlet nasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.

Penasaran seperti apa sosok dan perjalanan kariernya di dunia film? Berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Senin (8/6/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok Aghniny Haque.

Profil Aghniny Haque

Aghniny Haque merupakan aktris kelahiran  8 Maret 1997 di Semarang. Ia merupakan salah satu aktris yang sebelumnya sukses berkarier sebagai seorang atlet.

Alumni SMA Negeri 9 Semarang ini, memulai kariernya sebagai seorang atlet sejak 2011. Menjadi atlet taekwondo, Aghniny telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lewat sejumlah prestasi yang memukau. 

Baca Juga: Profil Givina Lukita Dewi, Aktris Muda yang Makin Bersinar di Dunia Akting

Ia pernah meraih medali perunggu pada SEA Games 2013 di Myanmar, medali perak pada Kejuaraan Taekwondo Asia 2014 di Tashkent, Uzbekistan, serta medali emas di ajang Hong Kong Open dan Thailand Open kategori remaja. Aghniny juga turut menyumbangkan medali emas bagi Indonesia dalam Islamic Solidarity Games III yang digelar di Palembang.

Sayangnya, perjalanan Aghniny sebagai atlet harus terhenti lebih cepat. Putri pasangan Suryono R. Permono dan Asma Farida itu mengalami cedera lutut yang membuatnya didegradasi dari pemusatan latihan nasional pada 2016.

Momen tersebut menjadi titik balik dalam hidup Aghniny. Setelah memutuskan kembali ke Semarang, ia mulai menjajaki dunia seni peran. Tak disangka, langkah yang awalnya menjadi jalan baru setelah pensiun sebagai atlet justru mengantarkannya menjadi salah satu aktris muda paling bersinar di industri perfilman Indonesia.

Perjalanan Karier

Kemampuan bela diri yang dimilikinya pun menjadi nilai tambah dalam karier akting. Berkat latar belakang sebagai atlet taekwondo, Aghniny dipercaya membintangi film-film bergenre aksi, termasuk saat memulai debut layar lebarnya lewat film Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018) sebagai Rara Murni.

Sejak saat itu, karier Aghniny di dunia seni peran terus berkembang. Ia tak hanya tampil dalam film aksi, tetapi juga menunjukkan kemampuan aktingnya lewat berbagai genre, mulai dari drama, thriller, hingga horor. 

Namanya semakin dikenal setelah membintangi sejumlah film populer seperti Perempuan Tanah Jahanam, KKN di Desa Penari, Mencuri Raden Saleh, hingga Tuhan, Izinkan Aku Berdosa.

Sepanjang kariernya, Aghniny telah membintangi berbagai judul film layar lebar. Setelah debut, ia tampil dalam Wedding Agreement, Perempuan Tanah Jahanam, dan Habibie & Ainun 3 pada 2019. Setahun kemudian, ia memerankan karakter Indah dalam film Generasi 90an: Melankolia.

Kariernya semakin bersinar pada 2022 dengan membintangi sejumlah film populer, seperti Ben & Jody, KKN di Desa Penari, Satria Dewa: Gatotkaca, Mencuri Raden Saleh, dan Qorin. Pada 2023, Aghniny kembali menunjukkan kemampuan aktingnya lewat film horor Kajiman: Iblis Terkejam Penagih Janji dan Malam Para Jahanam.

Baca Juga: Profil Karina Suwandi, Intip Perjalanan Karier Sang Aktris Senior

Memasuki 2024, ia tampil dalam film Pemandi Jenazah, Kereta, serta Tuhan, Izinkan Aku Berdosa yang semakin mengukuhkan namanya di industri perfilman Indonesia. 

Sementara pada 2025, Aghniny membintangi Selepas Tahlil dan turut mengisi suara karakter Gantari dalam film animasi Panji Tengkorak. Kariernya pun terus berlanjut dengan keterlibatannya dalam film Penerbangan Terakhir yang tayang pada 2026.

Tak hanya aktif di layar lebar, Aghniny juga melebarkan sayap ke film pendek, serial televisi, dan serial web. Ia pernah membintangi film pendek Menanti Keajaiban (2020) dan Siklus (2021), serta tampil dalam serial televisi Rhoma Irama: Cinta dan Do'a dan Detektif Cinta.

Sementara di serial web, Aghniny membintangi sejumlah judul populer seperti Gratefulato, Melankolia, Sianida, Ritual the Series, Tukar Tambah Nasib, hingga Zona Merah

Penghargaan & Nominasi

Berkat kemampuan aktingnya, Aghniny juga berhasil meraih sejumlah penghargaan dan nominasi bergengsi. 

Pada 2022, ia menerima penghargaan Aktris Terfavorit Pilihan Penonton di Festival Film Indonesia berkat perannya dalam Mencuri Raden Saleh. Di tahun yang sama, ia juga masuk nominasi Festival Film Wartawan Indonesia untuk film KKN di Desa Penari serta Festival Film Bandung melalui serial web Sianida.

Baca Juga: Berkenalan dengan Ayu Dyah Pasha, Intip Perjalanan Karier Sang Aktris Senior

Sementara pada 2024, Aghniny meraih penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards dan Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Bioskop di Festival Film Bandung berkat perannya dalam Tuhan, Izinkan Aku Berdosa

Performa aktingnya dalam film tersebut juga membawanya masuk nominasi di Festival Film Wartawan Indonesia, Festival Film Indonesia, serta kategori Pemeran Utama Wanita Terfavorit di Indonesian Movie Actors Awards.