Aktor Yoga Pratama kembali menyapa pecinta layar lebar lewat film Laut Bercerita. Film adaptasi novel karya Laila S Chudori ini mengangkat kisah perjuangan mahasiswa, kebebasan berekspresi, serta penantian keluarga atas orang-orang yang hilang pada akhir 1990-an.
Dalam film yang juga dibintangi oleh Reza Rahardian sebagai Biru Laut, Yoga Pratama memerankan karakter Arifin Bramantyo atau yang karib disapa Bram. Bram dalam kisah ini digambarkan sebagai aktivis senior dalam kelompok Winatra yang bergerak bersama Kasih Kinanti dan Julius serta memiliki posisi sebagai penyusun strategi pergerakan.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh Film Laut Bercerita (@filmlautbercerita)
Terlepas dari film terbaru yang diperankannya, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Minggu (1/11/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Yoga Pratama.
Baca Juga: Main di Film Agensi Rumah Tangga, Yuk Intip Profil dan Perjalanan Karier Afgansyah Reza
Profil Yoga Pratama
Yoga Pratama merupakan aktor kelahiran 18 November 1983. Ia dikenal sebagai salah satu aktor yang telah menekuni dunia hiburan sejak usia dini. Selain berakting, Yoga juga pernah menjadi presenter dalam berbagai acara televisi populer pada era 1990-an.
Kedekatan Yoga dengan dunia perfilman bermula dari sang ayah yang pernah bekerja sebagai kru film. Sejak kecil, ia kerap diajak ke lokasi syuting hingga akhirnya mendapat kesempatan bermain film saat masih duduk di bangku taman kanak-kanak. Salah satu peran masa kecilnya yang cukup dikenal adalah Doni dalam film Warkop DKI.
Pengalaman sejak kecil di dunia perfilman tampaknya turut memengaruhi pilihan pendidikannya. Yoga melanjutkan studi di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dengan mengambil jurusan Penyutradaraan.
Dalam kehidupan pribadinya, Yoga telah menikah dengan sutradara sinetron Vemmy Sagita. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang putri bernama Nevytania Zafin, yang juga dikenal dengan nama Nevy Tania. Sang putri mengikuti jejak ayahnya dengan berkarier sebagai aktris.
Jejak Karier & Penghargaan
Yoga Pratama mengawali kariernya di dunia hiburan sebagai aktor cilik. Namanya mulai dikenal lewat perannya sebagai Doni dalam sejumlah film Warkop DKI, seperti Bisa Naik Bisa Turun (1991), Masuk Kena Keluar Kena (1992), dan Bebas Aturan Main (1993).
Saat berusia sekitar lima tahun, Yoga juga telah membintangi film Tragedi Bintaro yang dirilis pada 1989. Sejak saat itu, ia terus mengembangkan kariernya di dunia akting dan terlibat dalam berbagai film, mulai dari Sang Dewi (2007), 3 Doa 3 Cinta (2008), Khalifah (2011), hingga Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017).
Karier Yoga kemudian semakin beragam lewat sejumlah film lain, seperti Mudik (2020), Cinta Bete (2021), Jailangkung: Sandekala (2022), Berbalas Kejam dan Buya Hamka (2023), serta Kabut Berduri dan Cinta dari Timor (2024). Pada 2026, ia juga terlibat dalam film Ghost in the Cell dan Laut Bercerita.
Di layar kaca, Yoga pernah tampil dalam serial Misteri Gunung Merapi (1998–1999) sebagai Sembara kecil dan Tutur Tinular (1999) sebagai Jayanegara remaja. Ia juga membintangi beberapa serial web, di antaranya Paradise Garden (2021), My Nerd Girl (2022–2024), 12 Hari (2022), Hubungi Agen Gue! (2023), serta Joko Anwar's Nightmares and Daydreams (2024).
Baca Juga: Dari Stand Up Comedy ke Layar Lebar, Ini Kiprah Aktor Muda Fatih Unru
Tak hanya berakting, Yoga juga pernah menjajal dunia presenter. Ia menjadi pembawa acara dalam program anak-anak Pesta Ceria.
Berkat penampilannya tersebut, Yoga berhasil meraih penghargaan Pembawa Acara Anak-Anak Pria Favorit di ajang Panasonic Gobel Awards 1997. Selain itu, ia juga pernah terlibat dalam sejumlah acara televisi, seperti Ceria Ramadan, Klik Indonesia, dan Dunia dalam Berita.
Di dunia film, Yoga meraih penghargaan Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia 2008 berkat aktingnya dalam 3 Doa 3 Cinta. Ia juga beberapa kali masuk nominasi, di antaranya melalui film Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2018), Mudik (2020), Berbalas Kejam (2023), dan Kabut Berduri (2024).
Selain itu, Yoga juga mendapat nominasi Pemeran Utama Pria Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung 2023 berkat perannya dalam 12 Hari. Pada 2025, ia memenangkan kategori Aktor Utama Pilihan di Festival Film Tempo. Sementara pada 2026, namanya kembali masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia melalui film Ghost in the Cell.