Menjadi seorang ibu bukan hanya tentang merawat dan membesarkan anak, tetapi juga tentang proses pendewasaan diri yang terus berlangsung.
Hal inilah yang disampaikan oleh CEO dan Co-Founder Parentalk, Nucha Bachri, yang menilai bahwa kesabaran merupakan life skill paling utama yang perlu dimiliki oleh seorang ibu.
Menurut Nucha, kesabaran adalah kemampuan hidup yang justru tidak pernah diajarkan secara formal sejak kecil. Ia tumbuh secara alami seiring perjalanan seseorang menjalani peran sebagai ibu.
“Kesabaran jadi seorang ibu itu adalah life skill yang nggak pernah diajarin di sekolah, life skill yang nggak pernah diajarin masa kita kecil,” ungkap Nucha saat ditemui Olenka, di Jakarta, baru-baru ini.
Nucha mengatakan bahwa kesabaran bukan sesuatu yang muncul secara instan, melainkan berkembang melalui pengalaman hidup.
Dalam prosesnya menjadi seorang ibu, Nucha merasakan bagaimana kapasitas kesabarannya terus bertambah, bukan hanya secara emosional, tetapi juga secara mental dan karakter.
“Kesabaran itu munculnya benar-benar secara alami, secara natural. Dan justru kesabaranku itu bertambah luas, bertambah panjang, bertambah lebar,” tuturnya.
Baca Juga: Pesan Nucha Bachri untuk Perempuan Pejuang Garis Dua
Pengalaman pribadi Nucha sebagai pejuang garis dua juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kesabaran tersebut.
Baginya, perjalanan panjang menuju kehadiran seorang anak merupakan fase pendewasaan yang mendalam.
“Pada saat aku proses untuk punya anak, aku juga dulu pejuang garis dua, dan menurutku itu adalah proses pendewasaan, proses kesabaranku yang bertambah,” kata Nucha.
Nucha menilai bahwa fase tersebut secara tidak langsung mempersiapkan dirinya menghadapi realitas menjadi seorang ibu. Ketika sang anak hadir, kata dia, kesabaran bukan lagi sekadar nilai tambahan, melainkan kebutuhan utama.
“Begitu aku sudah punya anak, aku sudah dipersiapkan kesabaran itu. Karena ternyata begitu punya anak, kesabaran itu jadi hal nomor satu yang perlu dimiliki oleh seorang ibu,” jelasnya.
Namun, Nucha menegaskan bahwa kesabaran bukanlah beban. Sebaliknya, ia merupakan karakter yang tumbuh secara natural dan menjadi fondasi dalam proses membesarkan anak dengan penuh kasih.
“Bukan karena itu menjadi beban, tapi secara natural, itu sifat dan karakter yang memang diperlukan untuk me-nurture seorang anak,” tutup Nucha.
Baca Juga: Wardah Gandeng Parentalk Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan Ibu di Era Digital