Career Day 2026 dengan tema “Talenta Muda Siap Kerja; Temukan Karir Impianmu" digelar di Gedung Serbaguna, Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), di Jakarta, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang berada di bawah payung program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered) ini berhasil diselenggarakan berkat kolahorasi Kemnaker dengan Yayasan Plan International Indonesia dan DBS Foundation.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta dan PKK), KEMNAKER, Prof. Sugeng Heri Suseno, dalam arahan pembukaannya menegaskan bahwa Career Day 2026 merupakan manifestasi dari intervensi strategis pemerintah untuk menciptakan ekosistem kerja yang berkualitas. Hingga Agustus 2026, tercatat sebanyak 1.411.857 penempatan tenaga kerja yang berasal dari sektor swasta maupun instansi pemerintah. Capaian tersebut menunjukkan bahwa upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia kerja terus berjalan dan menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan kesempatan kerja di Indonesia.

Baca Juga: Perpanjang Kerja Sama dengan Timor GAP, Pertamina Drilling Perkuat Ekspansi Regional

Berbeda dengan penyelenggaraan job fair konvensional, Career Day 2026 menerapkan mekanisme proaktif dan persiapan kompetensi prasyarat yang ketat. Proses penyeleksian awal dan screening Curriculum Vitae (CV) oleh pihak Human Resources Department (HRD) perusahaan telah dieksekusi sejak satu minggu yang lalu secara daring dan terintegrasi melalui portal resmi jobfair.kemnaker.go.id. Lebih jauh lagi, sebagai bentuk penanganan strategis terhadap kesenjangan keahlian (skill gap), sebanyak 200 pencari kerja terpilih telah diikutsertakan dalam pemusatan pelatihan peningkatan kompetensi teknis (hard skills) dan keterampilan interpersonal (soft skills) sebelum mereka memasuki arena kompetisi di bursa kerja.

Lebih lanjut dijelaskan, Career Day 2026 kemarin diiikuti oleh 25 perusahaan terkemuka yang mencakup sektor industri prioritas berupa ritel, Teknologi Informasi (TI), perbankan, serta perhotelan. Agenda tersebut menyediakan 75 lowongan pekerjaan dengan proyeksi serapan mencapai 850 tenaga kerja baru.

“Paradigma kita harus berubah. Kita tidak lagi sekadar mencari 'pekerja yang patuh', melainkan membutuhkan 'talenta yang tangkas'. Kepada para pimpinan perusahaan, saya mengajak untuk mengubah lensa rekrutmen kita: Hire for attitude and potential, train for skills. Ekosistem industri yang hebat dibangun oleh perusahaan yang mau ikut serta mencetak talentanya,” tegas Dirjen Binapenta dan PKK.

Senada dengan hal tersebut, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, menegaskan bahwa investasi terhadap kesiapan kerja dan literasi finansial merupakan bagian dari komitmen DBS Foundation dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. "Melalui kolaborasi dengan Plan Indonesia, kami berharap Career Day dapat menghubungkan kaum muda dengan dunia kerja, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka agar mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan membangun karier yang berkelanjutan. Kami percaya ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang," ujar Mona.

Dari sisi penyelenggara, Direktur Eksekutif Plan Indonesia, Dini Widiastuti, menyampaikan pencapaian You RISE yang per Juli 2026 telah membuka akses pekerjaan layak bagi 703 kaum muda di Jakarta, Surabaya, Medan, dan sekitarnya. Dari total tersebut, 66% di antaranya merupakan perempuan muda dan 2% orang dengan disabilitas, kelompok rentan yang kerap menghadapi tantangan berkarier yang lebih besar.

"Melalui You RISE, kami ingin memastikan bahwa kaum muda tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar memperoleh kesempatan untuk memasuki dunia kerja. Career Day menjadi langkah nyata untuk menghubungkan keterampilan yang telah mereka bangun dengan kebutuhan industri. Bersama DBS Foundation, pemerintah, dan sektor swasta, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang kerja yang inklusif sehingga setiap kaum muda dapat tumbuh, mandiri, dan membangun masa depan yang lebih baik," kata Dini.

Career Day ini juga mengusung pendekatan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) untuk memastikan perempuan muda, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan memiliki kesempatan yang setara di pasar kerja. Program kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pelatihan vokasi, dan organisasi masyarakat sipil ini hadir untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif. Selain pameran kerja, You RISE ke depan akan menggelar berbagai pelatihan vokasional bersama mitra pembelajaran, seminar literasi finansial, dan kesiapan kerja.

Untuk melengkapi kesiapan talenta masa depan, Career Day 2026 tidak hanya menjadi arena transaksional tenaga kerja. Acara ini juga diperkaya dengan penyediaan fasilitas konseling karier (Career Corner) yang dipandu langsung oleh para konselor profesional. Kehadiran mini talkshow interaktif dalam rangkaian acara juga dirancang khusus guna membekali peserta mengenai seni membangun jejaring (networking) strategis dan penanaman semangat pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).