Perjalanan Karier

Keinginan Adinda Thomas untuk menjadi artis sudah muncul sejak kecil. Kondisi ekonomi keluarga yang sempat terpuruk tampaknya yang  membuat Dinda semakin mantap terjun ke dunia hiburan. Dengan dukungan orang tua, ia mulai bergabung dengan agensi model sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Saat SMP, Dinda mulai memiliki hobi bermain sepeda motor. Namun karena sering terjatuh hingga meninggalkan bekas luka, ia akhirnya berhenti dari dunia modeling. Setelah itu, ia mulai tertarik pada dunia musik dan bahkan sempat menciptakan lagu saat masih SMA.

Setelah lulus sekolah, Dinda merantau ke Jakarta untuk kuliah di STIKOM The London School of Public Relations (LSPR) jurusan Ilmu Komunikasi. Di masa awal kuliah, ia drmpst mengikuti casting untuk mencari biaya tambahan kuliah. 

Meski sempat berkali-kali gagal casting selama enam bulan, Dinda akhirnya mendapat kesempatan debut akting lewat sinetron Ibrahim Anak Betawi pada 2013. Kariernya mulai berkembang pada 2014 saat aktif membintangi berbagai judul FTV. 

Baca Juga: Totalitasnya dalam Film 'Gudang Merica' Disorot, Ini Dia Sosok Arla Ailani dan Jejak Karier di Dunia Akting

Setahun kemudian, Dinda debut di layar lebar melalui film Youtubers. Setelah itu, ia membintangi sejumlah film seperti The Wedding & Bebek Betutu, Raksasa dari Jogja, Maju Kena Mundur Kena Returns, 99 Nama Cinta, Menunggu Bunda, Satu untuk Selamanya, KKN di Desa Penari, Perjalanan Pertama, Bangsatnya Cinta Pertama, Pemukiman Setan, hingga Dasim.

Tak hanya film, Dinda juga aktif membintangi serial televisi seperti Super Dede, Stereo, Lovepedia, Seribu Kisah, Cermin Kehidupan, The East, hingga Kekasih Halal

Namanya semakin dikenal luas setelah memerankan karakter Widya dalam KKN di Desa Penari. Demi mendalami perannya, ia bahkan mengikuti pelatihan khusus untuk berinteraksi dengan ular selama proses syuting.

Selain aktif di dunia hiburan, Dinda juga mengembangkan bisnis di bidang event alam terbuka bernama Langit Tak Beratap dan bisnis fashion bernama Paraoel.

Berkat kemampuan aktingnya, Adinda Thomas juga berhasil masuk dalam jajaran nominasi penghargaan bergengsi. Pada 2024, ia dinominasikan dalam ajang Festival Film Wartawan Indonesia untuk kategori Aktris Pendukung Terbaik – Genre Film Horor lewat perannya dalam film Pemukiman Setan.