Kenyamanan dan kualitas fasilitas Stasiun Gambir menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas perjalanan pelanggan. Pada periode Januari–September 2026, jumlah pelanggan naik dan turun di Stasiun Gambir mencapai 5.041.610 pelanggan, meningkat 14,79 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 4.392.110 pelanggan.
Perhatian terhadap kesiapan fasilitas semakin relevan menjelang masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru) ketika mobilitas masyarakat menggunakan kereta api berpotensi meningkat. Sejalan dengan hal tersebut, KAI Properti melaksanakan pekerjaan perbaikan plafon Stasiun Gambir yang mencakup penggantian plafon serta renovasi dan penataan lokasi Ruang Luxury.
Baca Juga: KAI Properti Lakukan Penataan Area UMKM dan Parkir di Stasiun Lempuyangan
Pekerjaan yang dimulai sejak Juli 2026 ini ditargetkan selesai secara keseluruhan pada April 2027 dengan penataan yang diarahkan untuk memperbarui tampilan interior sekaligus mengoptimalkan fungsi fasilitas stasiun.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menyampaikan bahwa pembaruan tersebut merupakan bagian dari peran perusahaan dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas fasilitas perkeretaapian. Pelaksanaannya turut mempertimbangkan kebutuhan ruang di Stasiun Gambir yang memiliki aktivitas pelayanan tinggi, termasuk menjelang periode Nataru.
"Melalui pekerjaan ini, KAI Properti berupaya menghadirkan fasilitas Stasiun Gambir yang lebih nyaman dan tertata. Kami melihat pembaruan fasilitas perlu memperhatikan berbagai aspek, mulai dari tampilan ruang, fungsi, hingga kemudahan akses bagi pelanggan. Dengan begitu, hasil pekerjaan dapat memberikan manfaat dalam mendukung aktivitas pelayanan stasiun," ujar Bramantya, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Pada pekerjaan penggantian plafon, KAI Properti menghadirkan konsep desain baru yang lebih dinamis untuk menciptakan tampilan interior stasiun yang lebih modern dan selaras. Pembaruan ini menjadi bagian dari penataan fasilitas agar ruang-ruang di lingkungan stasiun tetap memiliki fungsi yang optimal sekaligus memberikan suasana yang lebih nyaman bagi pelanggan.
Selain pembaruan plafon, pekerjaan mencakup renovasi dan pemindahan lokasi Ruang Luxury yang nantinya dapat diakses langsung dari area drop-off. Penataan tersebut memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk menjangkau Ruang Luxury setelah tiba di stasiun sehingga akses menuju fasilitas pelayanan menjadi lebih praktis sebelum keberangkatan.
Dalam pelaksanaannya, KAI Properti juga memperhatikan karakteristik Stasiun Gambir sebagai fasilitas transportasi publik yang tetap beroperasi selama pekerjaan berlangsung. Kegiatan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aktivitas pelanggan serta berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pembaruan dapat berjalan sesuai rencana.
"Pekerjaan di lingkungan stasiun aktif memerlukan pengaturan yang baik agar proses pembangunan dan aktivitas pelayanan dapat berjalan beriringan. Kami terus mengupayakan pelaksanaan pekerjaan yang terencana dengan memperhatikan kualitas hasil serta kondisi operasional stasiun, termasuk selama periode Angkutan Nataru," pungkas Bramantya.