3. Ajarkan kebiasaan mencuci tangan dengan benar

Sepanjang hari, anak menyentuh berbagai benda saat belajar, bermain, dan beraktivitas. Tangan pun dapat menjadi tempat menempelnya kotoran dan kuman yang berpotensi menyebabkan penyakit.

Oleh karena itu, orang tua perlu membiasakan anak mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain di luar ruangan, serta ketika tangan terlihat kotor.

Ajarkan anak mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama setidaknya 20 detik. Pastikan mereka membersihkan seluruh bagian tangan, termasuk telapak, punggung tangan, sela-sela jari, dan area di sekitar kuku.

Meski penting, mencuci tangan juga perlu dilakukan dengan lembut. Hindari menggosok kulit terlalu keras atau menggunakan sabun yang dapat membuat tangan kering dan iritasi.

Jika kulit tangan anak mudah kering, orang tua dapat mengoleskan pelembap setelah mencuci tangan. Dengan demikian, kebersihan tetap terjaga tanpa mengabaikan kesehatan kulit.

4. Pilih produk perawatan kulit yang sesuai untuk anak

Kulit anak tidak membutuhkan banyak produk perawatan. Rutinitas sederhana yang terdiri dari pembersih lembut, pelembap, dan tabir surya umumnya sudah memadai untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

Orang tua sebaiknya memilih produk yang sesuai dengan usia dan kondisi kulit anak. Jika kulitnya sensitif, utamakan produk tanpa pewangi dan hindari bahan yang berpotensi menimbulkan iritasi.

Selain itu, jangan memperkenalkan terlalu banyak produk baru secara bersamaan. Penggunaan satu produk baru pada satu waktu akan membantu orang tua mengidentifikasi kemungkinan penyebab jika muncul kemerahan, gatal, atau reaksi lain pada kulit.

Hindari pula penggunaan produk perawatan kulit orang dewasa yang mengandung bahan aktif kuat tanpa rekomendasi tenaga medis. Kebutuhan kulit anak berbeda-beda, sehingga pemilihan produk perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Jika anak mengalami ruam yang menetap, gatal berulang, atau iritasi yang tidak kunjung membaik, konsultasikan kondisinya kepada dokter.

5. Dukung kesehatan kulit melalui pola hidup sehat

Perawatan kulit anak tidak hanya bergantung pada produk yang digunakan dari luar. Kebiasaan sehari-hari, seperti mandi secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi, minum cukup air, dan tidur yang memadai, juga berperan dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kulit.

Setelah bermain atau berkeringat, anak dapat mandi menggunakan air suam-suam kuku dan sabun yang lembut untuk membersihkan kotoran. Hindari mandi terlalu lama dengan air panas karena dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.

Orang tua juga perlu menyediakan makanan bergizi seimbang yang mencakup sayur, buah, sumber protein, serta lemak sehat sesuai kebutuhan anak. Asupan cairan yang cukup membantu memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh, sementara tidur yang memadai mendukung proses pemulihan dan pertumbuhan.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut sebaiknya dibangun secara bertahap agar menjadi bagian alami dari rutinitas anak, bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Flek Hitam pada Wajah agar Kulit Tampak Lebih Cerah