Jakarta Fashion Week (JFW) 2027 kembali menyapa para pencinta fashion dalam negeri dan mancanegara pada 26 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang di City Hall, Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan, dengan mengusung spirit “City of New Lights”.
Penyelenggaraan tahun ini terasa makin istimewa karena bertepatan dengan perayaan 35 tahun majalah Dewi. Sebagai puncaknya, ajang bergengsi Dewi Fashion Knights (DFN) akan tampil dalam format dan eksperimen yang benar-benar baru.
Baca Juga: Melawan Ageism di Panggung 'Miracle Runway' JFW 2026
Inovasi Baru di Panggung Dewi Fashion Knights
Selama 35 tahun, majalah Dewi terus memberi arah bagi perkembangan industri fashion Indonesia. Di panggung JFW 2027, Dewi Fashion Knights tidak hanya menampilkan peragaan busana di atas runway konvensional, namun juga mempresentasikan karya-karya desainer terbaik melalui pameran (eksibisi) serta instalasi interaktif bersama para model.
"35 tahun membawa spirit dari fashion Indonesia merupakan perayaan yang luar biasa. Melalui DFN tahun ini, kami ingin merayakan bersama dan menampilkan sesuatu yang baru dan mengangkat desainer-desainer terkini," ujar Svida Alisjahbana, CEO GVM Media dan Chairwoman JFW dalam konferensi persdi Jakarta.
Turut hadir dalam acara, Direktur Kreatif Jakarta Fashion Week Rd. Andandika Surasetja, menambahkan bahwa DFN selalu berusaha memberi tantangan baru bagi industri yang dicintai ini.
"Untuk mempresentasikan mode, kita memiliki banyak medium. Tahun ini kami berani bereksperimen menggabungkan eksibisi, presentasi model, hingga runway untuk menantang batas-batas konvensional," ungkapnya.
Wadah Regenerasi dan Ajang Kompetisi Bergengsi
Sejak pertama kali hadir pada 18 tahun lalu, regenerasi selalu menjadi DNA utama Jakarta Fashion Week. Menginjak usia penyelenggaraan kompetisi yang ke-46 sejak era majalah Femina, JFW 2027 kembali menggelar ajang pencarian bakat:
- Lomba Perancang Mode Menswear (LPMM): Menampilkan karya busana ready-to-wear pria dari 8 finalis terbaik.
- Lomba Perancang Aksesori (LPA): Memamerkan karya inovatif dari 9 finalis terkurasi.
- Fashion Force Awards: Mengadu karya label-label terkemuka asal Indonesia serta mancanegara, seperti peserta kategori aksesori yang hadir dari Malaysia.
- Fresh Faces: Melibatkan 20 model muda bertalenta yang siap menghiasi panggung peragaan.
Baca Juga: Inovasi HPL yang Fabulous Warnai Runway JFW 2026
Konektivitas Global dan Diplomasi Wastra Nusantara
Selain menghadirkan karya desainer dari negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Kamboja, JFW juga melanjutkan kolaborasi lintas negara:
- Korea Creative Content Agency (KOCCA): Menjalin kemitraan dalam penukaran desainer di ajang internasional.
- Kedutaan Besar Australia: Mendorong pertukaran desainer dan karya antar kedua negara.
- STARLUX Airlines: Maskapai asal Taiwan yang menjadi mitra pendukung kampanye fashion global.
Untuk diketahui, JFW 2027 juga bermitra dengan Kementerian Pariwisata untuk mengangkat wastra (kain tradisional) Nusantara ke tingkat dunia melalui program “SEA Waves Installation” dan “SEA Fashion Parade”.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mempromosikan kekayaan budaya dan destinasi pariwisata Indonesia, tetapi juga mendorong produk UMKM creative fashion lokal untuk menembus pasar global.