Pembersih gel lebih lembut dan menjaga kelembapan kulit
Berbeda dengan pembersih berbusa, gel cleanser memiliki tekstur seperti jeli dengan busa yang lebih sedikit. Formulanya cenderung lebih lembut sehingga tidak menghilangkan kelembapan alami kulit secara berlebihan.
Pembersih gel umumnya cocok digunakan oleh pemilik kulit normal, sensitif, kering, dehidrasi, maupun kulit yang sedikit berminyak.
Selain membersihkan wajah, banyak gel cleanser diperkaya bahan aktif yang membantu menenangkan kulit, seperti panthenol, Centella asiatica, niacinamide, dan asam hialuronat. Kandungan tersebut membantu menjaga hidrasi kulit sekaligus mengurangi risiko iritasi.
Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology. Studi tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan pembersih wajah yang lembut cenderung lebih sedikit merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi dibandingkan sabun pembersih konvensional.
Namun, kelembutan tersebut juga menjadi salah satu keterbatasannya. Pembersih gel terkadang kurang efektif mengangkat makeup tahan air atau tabir surya yang digunakan dalam jumlah banyak. Dalam kondisi seperti ini, metode double cleansing dengan pembersih berbahan minyak atau cleansing balm sebelum menggunakan gel cleanser dapat menjadi pilihan yang lebih efektif.
Mana yang sebaiknya dipilih?
Tidak ada jawaban yang berlaku untuk semua orang. Baik pembersih wajah berbusa maupun pembersih gel memiliki fungsi yang sama, tetapi dirancang untuk kebutuhan kulit yang berbeda.
Jika Anda memiliki kulit berminyak, mudah berjerawat, atau sering mengalami pori-pori tersumbat, foaming cleanser dengan formulasi yang lembut dan bebas sulfat bisa menjadi pilihan yang tepat.
Sebaliknya, jika kulit Anda cenderung kering, sensitif, atau mudah mengalami iritasi, gel cleanser merupakan pilihan yang lebih aman karena mampu membersihkan wajah tanpa menghilangkan kelembapan alami kulit.
Baca Juga: Bikin Wajah Auto Kenyal, Ini 5 Tips Rawat Kulit ala Dokter Kecantikan