Meski demikian, angka tersebut perlu dipahami sesuai konteks penelitian yang menjadi rujukan, termasuk jenis produk, kelompok peserta, dan metode penggunaannya.
Hasil penelitian tidak serta-merta menjamin manfaat yang sama bagi setiap orang. Penggunaan produk perawatan kulit juga tidak dapat menggantikan pengobatan yang direkomendasikan dokter untuk menangani eksim.
Lebih lanjut, dr. Nadhira menyampaikan bahwa colloidal oatmeal telah diakui oleh otoritas kesehatan Amerika Serikat, US Food and Drug Administration (FDA), sebagai bahan pelindung kulit untuk membantu meredakan iritasi ringan dan gatal.
Ia juga menyinggung pengakuan Health Canada terhadap penggunaan bahan tersebut untuk tujuan perlindungan kulit.
Produk perawatan yang mengandung bahan ini juga tersedia dalam berbagai formulasi, termasuk yang telah melalui pengujian oleh dokter kulit dan dokter anak serta dirancang untuk meminimalkan risiko alergi.
Namun, klaim seperti hypoallergenic tetap perlu dipahami sebagai keterangan mengenai formulasi produk, bukan jaminan bahwa reaksi alergi tidak mungkin terjadi.
Karena itu, lanjut dia, masyarakat yang memiliki kulit kering, mudah gatal, atau rentan mengalami iritasi disarankan untuk lebih cermat dalam memilih produk perawatan. Memeriksa komposisi bahan dapat menjadi langkah awal untuk menentukan apakah suatu produk sesuai dengan kebutuhan kulit.
“Kalau kulit kamu memang gampang kering, gatal, iritasi, dan memang punya eksim, coba dicek lagi skincare yang kamu punya. Apakah sudah mengandung oat dan ceramide atau belum?,” tutup dr. Nadhira.
Baca Juga: SOS untuk Skin Barrier, Kenali Tanda Kulit Butuh Perawatan atau Istirahat