Meski sempat muncul tren penggunaan material berbasis kolagen, dr. Almond menegaskan bahwa filler berbahan hyaluronic acid tetap memiliki tempat penting dalam dunia estetika.
Menurutnya, kekhawatiran terhadap kualitas beberapa produk HA di pasaran sempat membuat masyarakat beralih ke treatment berbasis kolagen. Namun, kolagen juga memiliki keterbatasan dalam penggunaannya.
"Kolagen punya limitasi. Misalnya tidak bisa digunakan di bibir atau dagu. Mau tidak mau, orang akan kembali lagi ke filler hyaluronic acid. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana membuat filler HA kembali dipercaya," katanya.
Ia pun menegaskan bahwa hingga saat ini masih banyak kondisi estetika yang hanya dapat diperbaiki secara optimal dengan filler.

"Sampai kapan pun, terutama filler HA, tetap akan dibutuhkan karena ada beberapa masalah yang memang tidak bisa diatasi oleh treatment lain. Dan salah satu bahan yang paling aman sebenarnya adalah hyaluronic acid," ujar dr. Almond.
Terakhir, dr. Almond pun mengimbau masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih produk filler dan tidak hanya tergiur oleh harga atau tren semata.
Menurutnya, pasien perlu memastikan bahwa produk yang digunakan telah melalui berbagai pengujian serta mendapatkan persetujuan dari regulator kesehatan di berbagai negara.
"Hyaluronic acid yang beredar di market itu banyak sekali. Karena itu, sebagai pasien atau end-user, biasakan untuk bertanya apakah brand tersebut sudah terbukti dan teruji. Approval-nya ada di negara mana saja, karena ada beberapa negara yang regulasinya sangat ketat," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa produk yang telah mendapatkan persetujuan dari berbagai regulator internasional umumnya memiliki data keamanan dan efektivitas jangka panjang yang lebih meyakinkan.
Melalui edukasi yang tepat, dr. Almond berharap masyarakat dapat melihat filler secara lebih objektif dan memahami bahwa keamanan hasil tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada kompetensi dokter yang melakukan tindakan.
"Kalau produknya baik dan dilakukan oleh injector yang tersertifikasi, filler sebenarnya merupakan prosedur yang aman dan dapat memberikan hasil yang natural," pungkasnya.
Baca Juga: Ketika Estetika dan Fungsional Sakelar Hadir dalam Produk Schneider, Vivace E