Di layar lebar, Dinda memulai debutnya lewat film Beranak dalam Kubur (2007). Setelah itu, ia tampil dalam berbagai film seperti Kawin Kontrak, Mama Cake, Hangout, Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga, Dignitate, hingga Badarawuhi di Desa Penari (2024). Pada 2025, ia kembali membintangi sejumlah film seperti Dasim, Kitab Sijjin & Illiyyin, dan Hanya Namamu dalam Doaku.

Tak hanya di depan kamera, Dinda juga pernah menjajal peran di balik layar sebagai sutradara film pendek Selamat Menempuh Hidup Baru (2015).

Sepanjang perjalanan kariernya, Dinda Kanya Dewi juga meraih sejumlah penghargaan dan nominasi bergengsi.

Baca Juga: Bahagia Menanti Buah Hati, Intip Profil dan Perjalanan Karier Amanda Manopo

Pada 2009, ia memenangkan penghargaan Aktris Pendamping Paling Ngetop di ajang SCTV Awards berkat perannya dalam Cinta Fitri Season 3. Namanya kembali masuk dalam jajaran nominasi SCTV Awards pada 2010.

Di tahun 2021, Dinda mendapat nominasi Pemeran Antagonis dalam Drama Series Terfavorit di Indonesian Drama Series Awards lewat perannya dalam Samudra Cinta.

Prestasi membanggakan kembali ia raih pada 2023 dengan memenangkan kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Serial Web di Festival Film Bandung untuk serial Kupu Malam.

Terbaru, pada 2025 ia masuk nominasi Aktris Pendukung Terbaik Genre Film Horor di Festival Film Wartawan Indonesia lewat film Kitab Sijjin & Illiyyin, yang semakin mengukuhkan eksistensinya di dunia akting.