Karier di Dunia Balap

Sean Gelael memulai perjalanan balapnya sejak 2005. Saat itu, ia menjadi navigator bagi sang ayah, Ricardo Gelael, dalam ajang Kejurnas Reli Sprint. Empat tahun kemudian, Sean mulai menjajal gokart di kelas Rotax Max Junior sebelum akhirnya fokus menekuni balapan tersebut pada 2010.

Pada 2011, Sean mulai berlaga di ajang gokart internasional. Kariernya kemudian berkembang ke Eropa. Pada 2013, ia turun di Kejuaraan Formula 3 Eropa selama dua musim sebelum beralih ke Formula Renault 3.5 pada 2015. Di tahun yang sama, Sean juga mulai mengikuti GP2 Series dan Asian Le Mans Series.

Pada 2016, Sean bergabung dengan Campos Racing untuk berlaga penuh di GP2 Series. Ia juga menjajal balapan ketahanan melalui European Le Mans Series bersama SMP Racing dan FIA World Endurance Championship (WEC) bersama Extreme Speed Motorsports.

Setahun kemudian, Sean bergabung dengan Pertamina Arden untuk berkompetisi di Formula 2. Ia juga dipercaya menjadi pembalap tes Scuderia Toro Rosso, tim Formula 1 yang kini dikenal sebagai Racing Bulls. Sean mengikuti sesi tes di Bahrain dan Hungaria, serta mendapat kesempatan untuk terlibat dalam sejumlah agenda tim.

Pada 2018, Sean pindah ke Prema Racing dan berduet dengan Nyck de Vries. Salah satu hasil terbaiknya musim itu adalah finis di posisi kedua pada balapan utama Formula 2 di Monako. Pada 2019, ia kembali membela Prema Racing dengan rekan setim Mick Schumacher dan mengakhiri musim di peringkat ke-17 klasemen pembalap.

Baca Juga: Mengenang Sosok Dick Gelael, Pengusaha Legendaris Pendiri KFC Indonesia

Sean kemudian bergabung dengan DAMS pada 2020. Namun, cedera yang dialaminya di Catalunya membuat ia harus absen dan digantikan oleh Juri Vips. Musim tersebut menjadi tahun terakhir Sean di Formula 2 setelah lima musim berkompetisi di ajang tersebut.

Setelah meninggalkan Formula 2, Sean semakin fokus pada balap ketahanan. Pada 2021, ia membela Jota Sport di kelas LMP2 dan berhasil finis sebagai runner-up di FIA World Endurance Championship, Asian Le Mans Series, serta kelas LMP2 Le Mans 24 Jam.

Prestasinya berlanjut pada 2022 bersama Team WRT. Sean meraih kemenangan pertamanya di WEC setelah menjuarai balapan 6 Hours of Spa-Francorchamps. Sepanjang musim, ia mencatatkan tiga kemenangan dan mengakhiri kejuaraan di posisi kedua kelas LMP2.

Pada awal 2023, Sean kembali memperkuat Team WRT dalam ajang Dubai 24 Jam. Ia berkolaborasi dengan Valentino Rossi, juara dunia balap motor tujuh kali, serta dua pembalap lainnya dengan mengendarai BMW M4 GT3. Tim mereka menutup balapan dengan finis di posisi ketiga.

Memasuki 2025, Sean kembali mencatatkan hasil positif di FIA World Endurance Championship. Bersama United Autosports, ia berhasil merebut posisi pole dan hyperpole dalam sesi kualifikasi seri pembuka musim tersebut.