Theo mencontohkan, seseorang yang ingin menjadi profesional atau tenaga penjualan yang sukses tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis.

Di tengah persaingan dunia kerja dan bisnis saat ini, kata dia, kemampuan nonteknis atau soft skill juga memiliki peran penting.

“Maka kita pikir, oh mau jadi profesional yang berhasil, mau jadi sales yang berhasil. Kita pikir-pikir kita harus dengerin apa ya. Oh, kalau kita mau bisnis, profesional atau apa pun, sekarang yang sangat penting adalah soft skill misalnya,” jelas Theo.

Karena itu, ia mendorong masyarakat untuk secara aktif mencari berbagai sumber pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan mereka. Mulai dari mempelajari komunikasi, cara berpikir, pengembangan karier, hingga strategi berbisnis.

“Dengerin komunikasi, cara komunikasi yang baik, dengerin caranya mikir yang bagus, dengerin caranya berkarier, dengerin caranya berbisnis, baca bukunya, ngobrol sama orang-orang yang memang di industri,” tutur Theo.

Menurut Theo, setiap informasi yang masuk ke dalam kehidupan seseorang pada dasarnya dapat menjadi modal untuk mengembangkan kemampuan diri.

Namun, hal tersebut tentu bergantung pada kemampuan seseorang dalam memilih informasi yang relevan dan bermanfaat.

“Semua informasi yang masuk ke dalam hidup kita itu adalah aset kita untuk mengembangkan diri kita,” pungkasnya.

Baca Juga: Theo Derick Ungkap Kunci Bisnis Bertumbuh: Founder Jangan Hanya Diam di Kantor