Loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) Dede Budhyarto menyebut pernyataan Jokowi yang mengklaim banyak pihak yang ketakutan melihat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bukan klaim tanpa bukti, menurutnya apa yang disampaikan Jokowi adalah fakta.

Bukti dari ketakutan itu kata Dede adalah pembicaran mengenai Jokowi dan PSI yang selalu ramai dibahas di ruang-ruang publik ketika kedua belah pihak melakukan berbagai kegiatan. Dede mengatakan apapun aktivitas yang dilakukan Jokowi dan PSI perhatian publik selalu tertuju kepada mereka, bahkan kegiatan mereka dibahas hingga berminggu-minggu. 

Baca Juga: Sesumbar Bilang Banyak yang Ciut Lihat PSI, Jokowi Langsung Dirujak Said Didu: Kayak Kecoa, Orang Menghindar Karena Jijik!

Ramainya pembahasan mengenai kegiatan Jokowi dan PSI lanjut Dede menjadi bukti nyata bahwa ada pihak yang diam-diam memantau. Mereka mulai ketakutan dengan gerakan politik yang dilakukan Jokowi dan PSI.

"Jokowi bilang, PSI partai baru tapi “sudah banyak ketakutan”. Lihat saja realitasnya: setiap langkah PSI & Jokowi langsung jadi bahan perbincangan intens. Padahal elektabilitas partai ini masih di bawah 3 persen," kata Dede dilansir Olenka.id dari  akun X pribadinya, dikutip Selasa (29/9/2029).

Harus diakui, secara elektoral PSI memang tidak ada apa-apanya dengan partai-partai besar lainnya. Dalam survei nasional Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 14–20 Agustus 2026 terhadap 1.220 responden di 38 provinsi, elektabilitas PSI tercatat 2,3 persen.  Angka itu tergolong sangat kecil untuk ukuran partai yang siap bersaing di Pemilu 2029. 

Namun kecilnya angka elektoral itu tidak selaras dengan popularitas partai tersebut yang terus menjadi perbincangan. Hal ini yang kemudian membuat sejumlah pihak mulai khawatir sebab mereka sadar pertarungan politik di Pilpres 2029 mendatang jelas semakin sukar.

"Kalau memang tidak dianggap ancaman, tidak perlu sampai dipantau & dikomentari setiap hari wahai bajer mitra moncong bodas. Klen fokes aja nge-buzz kementerian & perusahaan plat merah sesuai bayaran," ujarnya. 

Adapun Jokowi mengatakan saat ini banyak pihak yang mulai ketakutan pada PSI kendati usia partai politik ini baru seumur jagung dengan tingkat elektoral yang biasa-biasa saja.  

Pernyataan itu disampaikan Jokowi ketika menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta, Bandung, Sabtu (26/9/2026). 

"Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan," kata Jokowi.

Jokowi juga meminta kader PSI tidak menjadikan persoalan parliamentary threshold sebagai alasan untuk khawatir. Menurut dia, fokus utama partai adalah membangun organisasi dan memastikan struktur di berbagai tingkatan benar-benar bekerja.

Baca Juga: Ogah Balikan Sama Ibu Mega, Jokowi Siap Perang Terbuka Part II Lawan PDI-P

"Yang paling penting struktur itu harus hidup, struktur itu harus bekerja. Percuma strukturnya selesai tapi tidak bekerja dan tidak ada dinamika di bawah. Struktur itu harus hidup dan bekerja," pungkasnya.