Isu pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ditunjuk sebagai Ketua Tim Percepatan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali dibantah.
Gubernur Kalsel Muhidin menegaskan posisi Ketua Tim Penanganan Karhutla bukan berada di tangan Haji Isam. Menurutnya, pemerintah menunjuk Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan untuk memimpin tim tersebut.
“Ini Menko Pangan yang menjadi Ketua Tim,” kata Muhidin, dikutip Senin (24/08/2026).
Lantas, apa posisi Haji Isam?
Muhidin menjelaskan, Haji Isam merupakan pihak swasta yang dipercaya pemerintah untuk ikut membantu mempercepat penanganan karhutla di Kalsel. Ia disebut ditunjuk sebagai Staf Ahli dan diminta ikut menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
“Karena memang ia (Haji Isam) ditunjuk menjadi Staf Ahli, dan diminta untuk menangani karhutla di Kalsel,” ujar Muhidin.
Baca Juga: Hari Minggu Bertemu, Ternyata Ini yang Dibahas Seskab Teddy dan Haji Isam...
Keterlibatan Haji Isam pun disebut bukan sekadar formalitas. Muhidin mengatakan pengusaha tersebut telah memberikan dukungan berupa peralatan dan dana operasional untuk membantu penanganan karhutla di lapangan.
Menurut Muhidin, Haji Isam menawarkan bantuan 100 unit pompa air, peralatan berat, hingga dukungan water bombing. Selain itu, ada pula dana operasional sebesar Rp7,6 miliar yang disiapkan untuk mendukung penanganan karhutla selama dua pekan.
“Ada 100 unit pompa air yang dibantu Haji Isam, dan dana operasional sebesar Rp7,6 miliar untuk dua minggu ke depan,” kata Muhidin.
Sebelumnya, kabar mengenai Haji Isam yang disebut-sebut mendapat tugas langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi Ketua Tim Penanganan Karhutla di Kalsel ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Nama-Nama Konglomerat di Balik IPO RANS Entertainment: Dari Haji Isam hingga Boy Thohir
Isu tersebut mencuat setelah Haji Isam terlihat mendampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali saat meninjau kondisi karhutla di lapangan pada Sabtu (22/8/2026).
Dalam kabar yang beredar, Haji Isam disebut mendapat telepon langsung dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang dikaitkan dengan posisi sebagai koordinator penanganan karhutla.
Namun, informasi tersebut kemudian dibantah Mensesneg Prasetyo Hadi. Ia menyebut tidak ada penunjukan Haji Isam sebagai Ketua Tim Penanganan Karhutla.
Prasetyo mengatakan pemerintah memang meminta keterlibatan Haji Isam dalam membantu penanganan karhutla, tetapi bukan untuk memimpin tim tersebut.
Penegasan Muhidin kini memperjelas posisi tersebut. Haji Isam memang terlibat dalam penanganan karhutla di Kalsel, tetapi statusnya bukan sebagai Ketua Tim. Sementara koordinasi tim penanganan karhutla tetap berada di bawah Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Dengan dukungan peralatan dan dana yang diberikan, keterlibatan pihak swasta seperti Haji Isam menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di lapangan, khususnya ketika kebakaran masih membutuhkan tambahan sumber daya dan dukungan operasional.