Pertanyaan tersebut kemudian diarahkan pada bagaimana seseorang dapat mempertahankan kondisi kulit yang sehat, bukan baru bertindak ketika masalah sudah muncul. Dari sinilah pemahaman bahwa skincare saja tidak cukup menjadi semakin penting.
"Bagaimana kalau kita sekarang mulai berpikir, bagaimana ya untuk menjaga fungsi kulit yang tetap sehat ini? Dan ketika kita mulai bertanya lebih awal, kita semua jadi paham kalau skincare saja itu tidak cukup," imbuh Sari.
Menurutnya, kesehatan kulit berkaitan dengan berbagai aspek yang memiliki dasar keilmuan masing-masing. Istirahat yang cukup, asupan nutrisi, aktivitas fisik, hingga kebiasaan sehari-hari menjadi bagian dari gaya hidup yang perlu diperhatikan bersama perawatan kulit.
Dan, melalui Wardah Skin Longevity Clinic, berbagai pendekatan tersebut kemudian dipertemukan dalam satu pengalaman. Wardah berupaya mendekatkan beragam keahlian dan ilmu yang berkaitan dengan kesehatan kulit serta gaya hidup kepada masyarakat, sehingga konsumen tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memahami kondisi dirinya secara lebih personal.
"Di sinilah Wardah Skin Longevity Clinic itu hadir. Kita berusaha menjadi platform pertama yang menyatukan semua sains itu. Agar apa? Agar kita semua bisa mulai lebih mengenali diri sendiri, dan Wardah mencoba mendekatkan berbagai macam ekspertis atau sains itu lebih dekat ke masyarakat," ungkap Sari.
Lebih jauh, pengalaman tersebut diharapkan tidak berhenti pada pengetahuan baru yang didapat selama mengunjungi klinik. Sari berharap pengunjung dapat membawa pulang berbagai pemahaman yang bisa langsung diterapkan dalam keseharian.
"Harapannya, teman-teman pengunjung setelah menjalani aktivitas ini, bukan hanya datang dengan pengetahuan baru, tapi hal-hal yang bisa diterapkan yang tidak usah menunggu minggu depan, mungkin esok hari sudah mulai bisa diterapkan," tukasnya.
Terakhir, Sari mengatakan, dengan pendekatan yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu dan keahlian, Wardah menempatkan skin longevity sebagai perjalanan jangka panjang untuk menjaga kesehatan kulit.
Bukan hanya tentang bagaimana kulit terlihat hari ini, tetapi juga bagaimana mempertahankan fungsi dan kualitasnya agar tetap sehat seiring waktu.
"Karena kita percaya ini adalah multi sains, multi ekspertis, dengan one goal, yaitu masa depan kulit yang lebih sehat," tutup Sari.
Baca Juga: Mengenal Sosok Sari Chairunnisa, Deputy CEO ParagonCorp