Perjalanan Karier

Marcell Darwin memulai karier aktingnya dengan menjadi pemeran pendukung dalam serial Buku Harian Nayla yang tayang pada 2006. Kesuksesannya dalam sinetron tersebut membuat Marcell mendapat banyak tawaran untuk bermain di sejumlah judul serial televisi hingga film layar lebar.

Marcell kembali mencuri perhatian lewat film horor Lawang Sewu: Dendam Kuntilanak (2007), disusul Sumpah Pocong di Sekolah (2008) dan MBA (Married By Accident). Namanya kian dikenal setelah tampil di berbagai genre, mulai dari komedi hingga drama romantis. 

Beberapa film yang pernah dibintanginya antara lain Suster Keramas 2 (2011), Miss Call (2015), Raksasa dari Jogja (2016), 8 Hari Menaklukan Cowo, hingga Moammar Emka’s Jakarta Undercover (2017).

Di tahun-tahun berikutnya, Marcell terus aktif di layar lebar lewat film Terbang: Menembus Langit (2018), Nikah Yuk! (2020), Balada Si Roy (2023), Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (2024), Mendung Tanpo Udan, hingga Hanya Namamu dalam Doaku (2025).

Baca Juga: Profil Tarra Budiman dan Perjalanan Kariernya dari Sinetron hingga Layar Lebar

Tak hanya film, Marcell juga lama berkecimpung di dunia sinetron. Ia pernah muncul di sejumlah judul populer seperti Alisha, Cinta Mutiara, Bukan Romeo Juliet, Cinta dan Anugerah, Super ABG, Pangeran Lutung, hingga Aku Bukan Ustadz Reborn.

Namanya kembali mencuri perhatian publik saat membintangi sinetron hits Putri untuk Pangeran (2021–2022) sebagai Jhody Arkasana, serta tampil di Ruang WaktuCinta Lama Bersatu Kembali, dan Ikatan Cinta sebagai Mario Dirgantara.

Bukan hanya itu, Marcell juga sudah membintangi belasan judul serial web dan puluhan serial FTV yang membuatnya semakin dikenal masyarakat Tanah Air. 

Prestasi Marcell di dunia akting juga mendapat pengakuan. Pada 2022, ia berhasil meraih penghargaan dari Festival Film Bandung sebagai Pemeran Pembantu Pria Terpuji Serial Web lewat perannya dalam Suami-Suami Masa Kini.