Perjalanan Karier
Ashel memulai perjalanan kariernya sejak usia muda sebagai atlet pemandu sorak pada 2016. Ia tergabung dalam klub gimnastik Tweenkle Stars di bawah naungan Rockstar Academy. Bersama tim tersebut, Ashel berhasil meraih juara pertama dalam kejuaraan pemandu sorak tingkat nasional, FCSI Cup 2016, untuk kategori SD yang diselenggarakan oleh Federasi Cheerleading Seluruh Indonesia.
Namun, kariernya sebagai atlet harus terhenti karena kondisi kesehatan yang menurun. Dengan dukungan orang-orang terdekat, ia kemudian mencoba peruntungan sebagai idola, terinspirasi dari acara Produce 48.
Ashel resmi diperkenalkan sebagai anggota JKT48 pada 1 Desember 2019 dalam acara Joy Kick! Tears Handshake Festival. Ia memulai perjalanan dari Akademi Kelas B, lalu dipromosikan ke Kelas A pada Januari 2020. Pada Maret 2021, Ashel berhasil masuk ke tim utama JKT48 New Era.
Selama menjadi anggota, Ashel turut berpartisipasi dalam berbagai proyek, termasuk singel Cara Ceroboh untuk Mencinta serta kolaborasi bersama Laleilmanino dalam lagu Berani Bersuara yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Baca Juga: Profil Lulu Tobing dan Jejak Perjalanan Kariernya dari Model hingga Aktris Ternama
Setelah menjalani total 186 pertunjukan sejak debut, Ashel mengumumkan kelulusannya pada 13 Oktober 2023. Ia kemudian menutup perjalanannya di JKT48 dengan pertunjukan terakhir bertajuk Tunas di Balik Seragam pada 11 Februari 2024.
Tak lama setelah itu, Ashel mulai merambah dunia seni peran. Ia melakukan debut akting lewat film Dilan 1983: Wo Ai Ni (2024) sebagai Kak Ida, sosok kakak tertua yang tegas namun tetap hangat terhadap adik-adiknya. Di tahun yang sama, ia juga tampil dalam serial web Dia Angkasa bersama Freya Jayawardana.
Sejak debutnya, Ashel cukup aktif membintangi berbagai proyek film. Ia terlibat dalam sejumlah judul seperti Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, 404 Run Run, hingga Petaka Gunung Gede dan Lebih dari Selamanya. Ia juga membintangi film Pencarian Terakhir dan Gelap Mata, sebelum kemudian tampil dalam Tunggu Aku Sukses Nanti (2026) sebagai Alma.
Selain itu, Ashel juga telah dikonfirmasi terlibat dalam beberapa proyek mendatang, seperti Shaka Oh Shaka, Diary Pramugari: Seks, Cinta & Kehidupan, hingga The Curse of Kampong Batu, yang merupakan kolaborasi produksi Indonesia dan Kamboja.
Di ranah serial web, Ashel juga menunjukkan konsistensinya. Ia membintangi Dia Angkasa (2024) sebagai Cilla, serta tampil dalam Rekaman Terlarang. Pada 2025, ia kembali hadir lewat serial Rintik Terakhir sebagai Utari.
Selain berakting, Ashel juga aktif di platform digital melalui program Beri Salam! di kanal YouTube God Slave Squad, di mana ia berperan sebagai host yang mewawancarai para bintang tamu.
Dalam perjalanan kariernya, Ashel juga mulai mendapatkan pengakuan di industri hiburan. Pada 2025, ia masuk dalam nominasi Pendatang Baru Terfavorit di ajang Cinemags Awards 2025, yang menjadi salah satu pencapaian awalnya sebagai aktris pendatang baru.