Ary Ginanjar berharap, Unhas terus melahirkan pemimpin berkarakter dan bertaqwa yang cerdas IQ, EQ dan SQ serta inovatif dan tranformatif yang bermental juara. Unhasku Bersatu, Unhasku Kuat, Unhasku Ewako.

“Matahari terbit dari timur, seperti itulah harapan dan keyakinan yang menyala dari Universitas Hasanuddin demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua FKA ESQ Sulawesi Selatan Prof Majdah M. Zain juga menekankan pentingnya tanggung jawab pendidik dalam menciptakan peradaban perguruan tinggi yang lebih baik.

"Indonesia Emas bukan sekadar impian, tetapi sebuah visi yang dapat kita capai. Dengan sumber daya alam dan manusia yang berlimpah, serta kepemimpinan yang baik, kita bisa merealisasikan tujuan tersebut," tuturnya.

Kemudian, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas Prof Farida Patittingi dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan ini hadir untuk menyatukan dan semakin menguatkan komitmen untuk mendorong pelayanan dan kontribusi yang lebih maksimal.

“Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri dan tanggung jawab sebagai pimpinan. Tidak hanya itu, juga mengembangkan kemampuan intelektual untuk pengambilan keputusan secara tepat sampai pada penanaman nilai-nilai dan integritas dalam menjalankan kepemimpinan yang harmoni dan berkelanjutan,” jelasnya.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara ESQ Leadership Center dan Universitas Hasanuddin. 

MoU ini diwakili Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan Unhas, Prof. Subehan serta disaksikan oleh Koordinator Wilayah FKA ESQ Sulsel, Prof Majdah M. Zain, dan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas, Prof Farida Patittingi.