Dapat Pendampingan Dokter hingga ke Kantor

Salah satu hal yang dirasakan Adit membantu selama menjalani program diet adalah fleksibilitas layanan Halofit. Sebagai entertainer yang memiliki aktivitas padat dan tidak selalu berada di rumah, ia merasa konsultasi secara digital membuat program lebih mudah dijalankan.

Adit juga sempat mendapatkan kunjungan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan secara langsung. Pemeriksaan tersebut mencakup pengukuran berat badan dan kondisi tubuh lainnya.

“Dokter dari Halofit bisa nyamperin kita di mana saja. Akhirnya datang, diukur berat badan, diukur body mass index dan segala macam,” jelas Adit.

Menurutnya, pola pendampingan seperti itu membuat program tidak hanya terasa diperuntukkan bagi figur publik dengan jadwal fleksibel, tetapi juga memungkinkan diterapkan oleh masyarakat dengan aktivitas kerja yang padat.

Selain konsultasi dan pemeriksaan, Adit juga mendapatkan arahan mengenai pola makan dan aktivitas fisik. Ia belajar memperhatikan komposisi makanan, termasuk asupan protein, karbohidrat, serta buah-buahan.

“Jadi itu sampai akhirnya programnya tetap tertanam di otak. Harus begini, harus begini. Pola hidup pun jadi ikut berubah, jadi lebih baik,” ujar Adit.

Adit juga menyadari bahwa aktivitas olahraga tidak selalu bisa langsung dilakukan oleh orang dengan kondisi berat badan tertentu. Ia menilai, pemilihan aktivitas perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing untuk mengurangi risiko cedera.

Karena itu, menurut Adit, pengelolaan berat badan dapat menjadi salah satu langkah awal sebelum seseorang meningkatkan aktivitas fisiknya secara bertahap.

Perubahan tersebut mulai ia rasakan dalam aktivitas sehari-hari. Salah satu pengalaman yang paling berkesan terjadi ketika Adit kembali mengikuti Fuji Rock Festival di Jepang.

Dikatakannya, setiap tahun, Adit mengikuti open trip ke festival tersebut dan biasanya harus berjalan cukup jauh, termasuk melalui jalur naik-turun menuju area camping. Pada 2024, ia mengaku perjalanan tersebut terasa cukup berat.

“Waktu 2024 itu tanjakannya sama turunnya terasa banget. Awal-awal 2025 saya sampai pakai sandal begitu, dan kayaknya ini sudah mulai harus jadi alarm buat diri sendiri. Badan ini sudah mulai berat banget,” tuturnya.

Setelah menjalani program dan mengalami penurunan berat badan, Adit pun kembali mencoba jalur tersebut pada tahun berikutnya.

“Alhamdulillah tahun ini coba tes jalan dulu, aman. Enggak ngos-ngosan lagi,” kata Adit.

Bagi Adit, pengalaman tersebut menjadi salah satu bukti perubahan yang paling terasa dalam kesehariannya. Ia pun berharap perjalanan yang dijalaninya dapat menjadi pengalaman yang membantu orang lain untuk mulai lebih memperhatikan kesehatan.

“Progress-nya ini semoga bisa membantu juga teman-teman yang lainnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Halofit Genap Setahun, Konsultasi Pengelolaan Berat Badan Melonjak 37 Kali Lipat