Growthmates, jerawat tidak selalu muncul karena faktor hormon, stres, atau kesalahan dalam memilih produk perawatan kulit. Apa yang Anda konsumsi setiap hari juga bisa memengaruhi kondisi kulit, termasuk jenis buah yang sering dianggap menyehatkan.

Meski kaya vitamin dan nutrisi, beberapa buah mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi.

Pada sebagian orang yang memiliki kulit rentan berjerawat, konsumsi berlebihan buah-buahan tersebut dapat memicu lonjakan gula darah dan meningkatkan risiko munculnya jerawat.

Karena itu, penting untuk memperhatikan porsi konsumsi agar manfaat buah tetap bisa diperoleh tanpa berdampak buruk pada kesehatan kulit.

Dikutip dari Times of India, Senin (1/6/2026), berikut 5 buah tinggi gula yang berpotensi memicu jerawat pada sebagian orang.

1. Pisang yang Terlalu Matang

Pisang merupakan sumber kalium, vitamin B6, dan serat yang baik bagi tubuh. Namun, pisang yang sudah sangat matang memiliki indeks glikemik dan beban glikemik yang lebih tinggi dibandingkan pisang yang masih sedikit mengkal.

Kondisi ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih cepat, yang kemudian memicu peningkatan hormon insulin.

Pada sebagian orang yang memiliki kulit rentan berjerawat, terutama jerawat hormonal, perubahan tersebut dapat merangsang produksi sebum atau minyak berlebih yang berkontribusi terhadap timbulnya jerawat.

2. Mangga

Mangga dikenal sebagai ‘raja buah’ dan menjadi salah satu buah favorit saat musim panas. Rasanya yang manis dan segar membuat banyak orang sulit berhenti mengonsumsinya.

Di balik kelezatannya, mangga mengandung gula alami dalam jumlah cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, buah ini berpotensi meningkatkan kadar gula darah yang pada akhirnya dapat memicu peradangan dan produksi minyak berlebih pada kulit.

Perlu dipahami bahwa masalahnya bukan pada mangga itu sendiri, melainkan pada jumlah konsumsi yang berlebihan. Mengonsumsi mangga dalam porsi wajar tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Baca Juga: 3 Benjolan Selain Jerawat yang Sering Muncul di Wajah

3. Anggur

Anggur kaya akan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan kulit. Namun, buah berukuran kecil ini juga mengandung gula alami yang cukup tinggi.

Karena ukurannya kecil dan mudah dimakan, banyak orang tanpa sadar mengonsumsi anggur dalam jumlah besar sekaligus. Jika hal ini dilakukan secara rutin, terutama tanpa diimbangi makanan kaya serat atau protein, kadar gula darah dapat meningkat lebih cepat.

Selain itu, jus anggur maupun jus buah kemasan umumnya memiliki kandungan gula yang lebih terkonsentrasi dibandingkan buah utuh. Konsumsi berlebihan minuman semacam ini dapat memperburuk kondisi jerawat pada sebagian orang.

4. Jeruk dan Buah Sitrus

Jeruk, lemon, limau, dan berbagai buah sitrus lainnya sebenarnya tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Namun, sifat asam yang dimiliki buah-buahan ini dapat memicu iritasi pada individu dengan kulit sensitif.

Pada beberapa orang, iritasi tersebut dapat mengganggu lapisan pelindung kulit dan memicu munculnya kemerahan atau bruntusan yang sering kali disalahartikan sebagai jerawat.

Risiko ini lebih sering terjadi pada pemilik kulit sensitif atau reaktif dibandingkan mereka yang memang memiliki masalah jerawat akibat produksi minyak berlebih.

Mengonsumsi buah sitrus tetap aman bagi kebanyakan orang, selama tidak berlebihan dan diimbangi dengan perawatan kulit yang tepat.

5. Buah Kering

Aprikot kering, kismis, kurma, dan berbagai jenis buah kering lainnya sering dianggap sebagai camilan sehat. Namun, proses pengeringan menghilangkan sebagian besar kandungan air sehingga kadar gula menjadi lebih terkonsentrasi.

Akibatnya, buah kering memiliki beban glikemik yang lebih tinggi dibandingkan versi segarnya. Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, buah kering dapat memicu lonjakan insulin dan meningkatkan proses peradangan dalam tubuh, yang pada akhirnya berpotensi memperburuk jerawat.

Nah Growthmates, penting untuk diingat bahwa buah-buahan tetap merupakan sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Tidak semua orang akan mengalami jerawat setelah mengonsumsi buah-buahan di atas.

Respons kulit setiap orang berbeda-beda. Jika Anda merasa jerawat sering muncul setelah mengonsumsi jenis buah tertentu, cobalah memperhatikan pola makan dan reaksi kulit selama beberapa minggu. Mengonsumsi buah dalam porsi seimbang, memperbanyak air putih, serta menjaga pola hidup sehat tetap menjadi langkah terbaik untuk mendukung kesehatan kulit dari dalam.

Baca Juga: 5 Serum Andalan untuk Membantu Merawat Kulit Berjerawat